LUMAJANG, - Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengaku tidak khawatir markasnya diserang lagi usai tersangka pembacokan polisi tewas saat ditangkap.Sebelumnya, salah satu pelaku pembacokan terhadap anggota Polsek Ranuysoso Aiptu Kurniawan, Agus Sulaiman (30) warga Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tewas saat hendak diamankan polisi, Senin dini hari.Sebagai informasi, dua bulan lalu, tepatnya pada Minggu , Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Lumajang pernah diserang keluarga tersangka pencurian sapi.Baca juga: Agus Beraksi 8 Kali sebelum Ditembak Mati, Sempat Begal Polisi dan Pegawai Kejaksaan Probolinggo di LumajangWarga mengamuk lantaran salah satu keluarganya yang merupakan tersangka pencurian hewan, tewas setelah diamankan polisi pada Sabtu sore atau sehari sebelumnya.Alex menegaskan, penanganan tersangka Agus yang tewas saat ditangkap polisi sudah sesuai prosedur dan ketentuan dalam Peraturan Kapolri nomor 1 Tahun 2009."Meninggal dunianya (Agus) semuanya proses penggunaan kekuatannya sudah sesuai prosedur sesuai Perkap 1 Tahun 2009," kata Alex di Mapolres Lumajang, Senin .Baca juga: Pelaku Pembacokan yang Ditembak Mati Polres Lumajang Dikenal Licin dan Raja TegaPerihal risiko penyerangan Mapolres Lumajang oleh keluarga tersangka, Alex mengaku, pihaknya tidak khawatir.Sebab, kata Alex, masyarakat Lumajang pasti mendukung penuh upaya penegakan hukum dan pengungkapan kasus-kasus kriminal oleh polisi."Saya meyakini masyarakat kita seluruhnya mendukung, sama seperti sebelumnya masyarakat mendukung sepenuhnya langkah Polres Lumajang dalam rangka mengungkap dan menumpas kejahatan," pungkasnya.
(prf/ega)
Kapolres Lumajang Tak Takut Markasnya Diserang Lagi meski Tersangka Pembacokan Polisi Tewas saat Ditangkap
2026-01-12 15:23:45
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 13:55
| 2026-01-12 13:20
| 2026-01-12 12:39










































