BANDUNG, — TNI mendirikan pos penjagaan di titik paling tinggi kawasan Perkebunan Teh Malabar, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pencegahan penebangan liar. Pos tersebut terbuat dari kayu dan telah digunakan selama beberapa hari terakhir oleh personel TNI untuk memantau aktivitas di kawasan perkebunan.Baca juga: Terkait Kasus Penebangan dan Pengarapan Kawasan di Pangalengan, Dedi Mulyadi Minta Aparat Harus Usut Aktor UtamaKeberadaan pos di area strategis itu memungkinkan pengawasan menyeluruh terhadap bentang alam perkebunan teh yang berada di hulu wilayah Bandung Selatan. Dari titik tersebut, aparat dapat memantau jalur-jalur rawan perusakan lingkungan sekaligus memastikan tidak terjadi aktivitas ilegal yang mengancam kawasan resapan air.Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI, Kosasih mengatakan, pengamanan kawasan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan satuan kewilayahan hingga tingkat desa.Baca juga: Dedi Mulyadi Kritik PTPN soal Alih Fungsi Lahan di Pangalengan: Keliru, Harus DibenahiMenurut dia, Kodim dan Koramil bersama Babinsa melekat di tengah masyarakat untuk memastikan pengawasan berjalan efektif.“Yang jelas ada Kodim, ada Koramil, Babinsa melekat di masyarakat. Kita juga terus patroli. Mudah-mudahan tidak ada penebangan-penebangan liar. Yang sekarang ini sudah dikelola oleh gubernur,” katanya, di Perkebunan Teh Malabar, Block Pahlawan, Kecamatan Pangalengan, Selasa .Ia menegaskan, pengamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Dukungan masyarakat menjadi kunci agar kawasan perkebunan dan hutan tetap terjaga. Baca juga: Kasus Kebun Teh Pangalengan, Dedi Mulyadi: Ini Peringatan untuk SemuaKosasih mengingatkan agar wilayah Bandung tidak mengalami kerusakan lingkungan seperti yang terjadi di sejumlah daerah lain.“Jangan sampai apa yang disampaikan Pak Gubernur tadi, yang terjadi di wilayah Sumatera, terjadi di wilayah Bandung. Kita jangan sampai menjadi bagian dari tangan-tangan jahil manusia yang merusak bumi,” ujarnya.Kosasih menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Baca juga: Kasus Perusakan Kebun Teh Pangalengan, Polisi Dalami Dugaan Pencucian UangIa menyatakan TNI siap mengawal kebijakan pemerintah daerah yang berorientasi pada perlindungan kawasan hulu dan daerah aliran sungai.Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan pembangunan pos untuk mencegah terjadinya aktivitas ilegal lanjutan merupakan komitmen dan langkah konkrit antisipasi alih fungsi lahan. Pos tersebut disiapkan guna menjaga kawasan agar tetap aman serta mencegah masuknya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
(prf/ega)
TNI Dirikan Pos Penjagaan di Titik Tertinggi di Kawasan Kebun Teh Pangalengan, Awasi Penebangan Liar
2026-01-12 16:11:28
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 16:16
| 2026-01-12 15:31
| 2026-01-12 14:52
| 2026-01-12 14:33
| 2026-01-12 14:27










































