SEMARANG, - Sebanyak 18 warga Jawa Tengah yang merantau dan terdampak banjir bandang di Sumatra dipulangkan ke kampung halaman oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin .Pemprov Jateng memfasilitasi pemulangan perantau asal Jawa Tengah yang berada di wilayah Aceh Tengah, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.Mereka diketahui bekerja sebagai penderes getah pinus.Baca juga: Aceh Utara Butuh 7.300 Perlengkapan Sekolah, Baru Dikirim Kemdikdasmen 900 UnitPemulangan ini merupakan hasil kerja sama Pemprov Jateng dengan pemerintah pusat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.Mereka dipulangkan menggunakan pesawat Hercules bersama delapan warga asal Banten dan Jawa Barat.Pesawat tersebut tiba di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta sekitar pukul 14.05 WIB.Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Sarido menyatakan, 18 warga tersebut terdiri dari warga Cilacap, Brebes, dan Pemalang."Secara umum warganya sehat, mudah-mudahan nanti perjalanan juga lancar dan segera sampai di kampung halaman masing-masing," kata Sarido melalui keterangan tertulis.Sebanyak 17 orang langsung diberangkatkan ke kampung halaman mereka di Cilacap dan Brebes.Sementara itu, satu orang warga asal Pemalang akan dijemput oleh keluarganya di Cileungsi.Baca juga: 3.000 ASN Diterjunkan ke Wilayah Bencana Aceh, Bersihkan Lumpur BanjirSelain bantuan transportasi hingga ke daerah asal, para perantau juga menerima bantuan sembako dari BNPB dan uang saku atau modal usaha dari Pemprov Jateng.Sebelumnya, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan komitmen Pemprov Jateng untuk memberikan perlindungan kepada seluruh warganya, termasuk perantau yang terdampak bencana di luar daerah."Semuanya kita bantu. Dari segi transportasi kita bantu, bahkan nanti kembali ke daerahnya kita kasih modal usaha biar nanti bisa berusaha. Minimal mereka nanti pulang ke kampung bisa recovery di wilayah masing-masing," ujar Luthfi beberapa waktu lalu.Sepasang suami istri asal Majenang, Cilacap, Cardianto dan Yanti, menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Ahmad Luthfi atas perhatian yang diberikan kepada warganya."Alhamdulillah kami dipulangkan dengan selamat. Di pengungsian kami makan cukup,” kata Yanti.Cardianto menambahkan bahwa ia telah bekerja sebagai penderes getah pinus di Aceh Tengah selama tujuh tahun.Ia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta semua pihak yang telah membantu kepulangannya ke kampung halaman.
(prf/ega)
18 Warga Jateng Korban Banjir Aceh Dipulangkan dengan Pesawat Hercules
2026-01-12 04:36:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:11
| 2026-01-12 04:25
| 2026-01-12 03:43
| 2026-01-12 03:42
| 2026-01-12 02:47










































