Percepat Bangun Huntara di Aceh Tamiang, HK Kerja 24 Jam

2026-01-11 03:47:03
Percepat Bangun Huntara di Aceh Tamiang, HK Kerja 24 Jam
JAKARTA, - PT Hutama Karya (Persero) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, dengan pola kerja 24 jam.Pola ini dilakukan dengan sistem shifting dan pengawasan mutu yang diperketat agar hunian segera layak ditempati.  Hutama Karya bersama BUMN Karya lain memfokuskan target pekerjaan Huntara sebanyak 196 unit.Hutama Karya mengerahkan sumber daya untuk dapat menyelesaikan target hunian agar dapat difungsionalkan pada Kamis mendatang.Pekerjaan proyek difokuskan ke pekerjaan fondasi, rangka atap, rangka dinding, lantai panggung, serta pintu dan jendela.Sampai dengan Senin , progres pekerjaan dengan fokus pada percepatan pekerjaan struktur dan utilitas dasar agar unit segera fungsional.Baca juga: Seperti Apa Rupa dan Teknologi Modular Huntara di Aceh Tamiang?Huntara ini dirancang dengan konsep hunian memanjang dengan ukuran per unit 4,5 meter x 4,5 meter.  Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perseroan Mardiansyah menegaskan fokus Hutama Karya saat ini adalah melakukan perbaikan infrastruktur dan berkolaborasi dengan BUMN lain sesuai arahan Danantara dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk dapat menunjukkan dampak nyata dengan cepat bagi masyarakat.“Kami memastikan koordinasi lapangan berjalan lancar agar hunian berkualitas, segera siap digunakan warga.” ungkap dia dalam keterangannya, Senin .Fasilitas kawasan huntara juga disiapkan untuk menjaga kebutuhan dasar penghuni selama masa tinggal sementara.Dalam rencana teknis huntara, fasilitas bersama mencakup dapur umum, area cuci, musala, serta sanitasi.Dukungan utilitas seperti instalasi listrik dan air juga menjadi bagian dari penyiapan hunian agar segera fungsional. Untuk di sekitar area huntara, perusahaan juga turut menjadi bagian dari pemulihan infrastruktur dan rehabilitas kebutuhan dasar masyarakat terdampak.Ini di antaranya mengerahkan ekskavator capit untuk pembersihan tumpukan kayu glondongan area di Pesantren Darul Muklisin, Tanjung Karang, Aceh Tamiang, pemulihan fasilitas air bersih melalui pekerjaan Operasi IPA Rantau.Baca juga: Percepat Pemulihan Aceh Tamiang, Bangunan Modular Huntara DidirikanIPA ini juga berlokasi di Aceh Tamiang dengan kapasitas pengaliran air sebesar 40 liter per detik yang saat ini telah difungsikan normal kembali untuk pertama kalinya.  Selain pekerjaan Huntara, Hutama Karya tetap mengarahkan dukungan pemulihan akses dan konektivitas pada titik terdampak untuk membantu mobilitas warga dan distribusi logistik.Dukungan mencakup pengerahan alat berat untuk pembersihan material pascabanjir serta rehabilitasi Jembatan Lawe Mengkudu dengan bentang 36 meter, dan Jambatan Penanggalan dengan bentang 48 meter di Kabupaten Kutacane, Aceh Tenggara, yang keduanya telah tersambung guna memulihkan konektivitas berjalan kembali.Operasional dilaksanakan dengan prinsip keselamatan kerja dan koordinasi dengan otoritas setempat agar penanganan tepat sasaran. 


(prf/ega)