JAKARTA, - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersama Thaker Development Company mengakuisisi hotel dan real estate di pengembangan kawasan terpadu yang terletak 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.CEO Danantara, Rosan P. Roeslani mengungkapkan, akuisisi dilakukan melalui Danantara Investment Management (DIM) dan telah ditandatangani pada Minggu .“Penandatanganan ini merupakan langkah awal yang penting dalam mengamankan aset-aset strategis yang dapat mendukung upaya Indonesia dalam meningkatkan pelayanan bagi para jemaah,” kata Rosan dalam keterangan resminya, Minggu malam.Baca juga: Bakal Pangkas Jumlah BUMN hingga Anak-Cucu, Danantara: Tidak Boleh Ada PHK! Kompas.com/Dian Erika CEO Danantara Rosan P Roeslani saat memberikan keterangan di Kantor BKPM, Jakarta, Rabu .Rosan mengatakan, akuisisi itu menjadi langkah terukur Danantara dalam merambah sektor hospitality di Makkah sekaligus menjadi strategi jangka panjang mendukung layanan jemaah haji dan umrah dari Indonesia.Jumlah jemaah umrah dari tanah air setiap tahunnya menembus 2 juta orang sementara jemaah haji lebih dari 200.000 jemaah.Menurutnya, investasi perhotelan ini mencakup rangkaian aset pengembangan bertujuan hospitality dengan potensi 5.000 kamar hotel.Pengambangan dilakukan bertahap dan bergantung pada kajian lanjutan dan persetujuan regulator.Baca juga: Proses Merger BUMN Berjalan, Danantara Pastikan Tidak Ada PHKRosan menuturkan, melalui perjanjian ini DIM dan Thaker Development Company telah sepakat mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City.Hotel itu beroperasi dengan 1.461 kamar dan 13 bidang tanah seluas 4,4 hektar yang akan terus dikembangkan di waktu mendatang.Pengembangan dilakukan dalam master plan terpadu mancakup perhotelan, ritel, dan sarana pendukung lain.
(prf/ega)
Danantara Akuisisi Hotel dan Real Estate, 2 Km dari Masjidil Haram
2026-01-12 01:22:19
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 08:39
| 2026-01-12 08:33
| 2026-01-12 07:19
| 2026-01-12 06:34










































