Penolakan Proyek Geotermal Gunung Gede Pangrango di Cianjur Menggema, Warga Gerudug Kantor Bupati

2026-01-12 10:06:56
Penolakan Proyek Geotermal Gunung Gede Pangrango di Cianjur Menggema, Warga Gerudug Kantor Bupati
CIANJUR, – Penolakan terhadap proyek geotermal di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Cianjur, Jawa Barat, kian masif.Masyarakat kaki gunung bersama elemen mahasiswa, ormas, LSM, dan pegiat lingkungan menggeruduk Kantor Pendopo Bupati Cianjur, Rabu untuk menyuarakan aspirasinya.Mereka menolak tegas rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) tersebut, sekaligus mengajak para pemangku kebijakan di Cianjur untuk menyuarakan hal serupa.Baca juga: Demo Tolak Proyek Geotermal TNGGP Ricuh, Massa Jebol Gerbang Pendopo Bupati CianjurPasalnya, proyek itu berpotensi merusak lingkungan dan mengancam hajat hidup masyarakat setempat.“Gunung Gede sebagai kawasan konservasi, paru-paru dunia. Kita tidak ingin terjadi seperti di Aceh, Medan, Sumbar,” ujar Pegiat Lingkungan Sabang Sirait dalam orasinya.Sabang meminta bupati mendengarkan aspirasi ini dan mendesak pemerintah pusat mencabut izin pembangunan proyek tersebut.“Apabila tidak dicabut, kami akan terus menggelar aksi ini lebih besar lagi, Kita akan kepung pendopo. Kita aksi di provinsi, dan ke presiden,” ucapnya.Baca juga: Keuskupan Agung Ende Tolak Proyek Geotermal di Ngada dan EndeMenurut Sabang, proyek panas bumi tersebut dapat mengancam kelestarian alam.Apabila TNGGP rusak, maka wilayah-wilayah sekitar, yakni Cianjur, Sukabumi, Bogor, dan Jakarta akan terdampak.“Tolong, jangan dirusak. Tidak ada lagi kita, bakal terkikis, bencana, mati semua kita. Pak bupati, pakai hati nurani, kalau tidak mampu memimpin, sebaiknya mundur saja,” ujar Sabang.Sabang juga mendesak Bupati Cianjur, Wahyu Ferdian merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang dinilai membuka ruang bagi proyek geotermal.“Pak presiden, tolong cabut izin proyek geotermal ini,” tandasnya.KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Masyarakat kaki Gunung Gede Pangrango di Cianjur, Jawa Barat, menggelar aksi menolak proyek geotermal di kawasan konservasi tersebut.Pengunjuk rasa lainnya, Nosatos, mengajak seluruh elemen, terutama para pemangku kebijakan di Cianjur, untuk bersama-sama menolak proyek ini sebagai upaya pecegahan potensi bencana.“Ini waktu yang tepat bagi para pemangku kebijakan untuk mencegah adanya bencana yang akan datang. Bukankah pencegahan itu lebih baik dari pada penanggulangan?”“Gunung Gede milik rakyat, bukan untuk dirusak. Air hilang, kehidupan terganggu. Hutan lestari, rakyat mandiri. Jaga hutan jaga kehidupan. Tolak geotermal,” ujar dia.


(prf/ega)