Eforia Usai, Sejumlah Saham dan Kripto Terafiliasi Trump Rontok

2026-01-12 05:06:58
Eforia Usai, Sejumlah Saham dan Kripto Terafiliasi Trump Rontok
JAKARTA, - Kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih sempat memicu euforia besar di Wall Street dan pasar kripto.Berbagai perusahaan dan aset digital yang dikaitkan dengan Trump dan keluarganya melonjak tajam nilainya, seiring keyakinan investor bahwa aset-aset tersebut akan diuntungkan oleh kekuasaan politik sang presiden.Namun, setahun setelah euforia itu memuncak, realitas pasar mulai berbicara.Baca juga: Indodax Kuasai 44,68 Persen Pasar Kripto Nasional pada Oktober 2025PEXELS/RDNE STOCK PROJECT Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.Sebagian kecil taruhan terkait Trump memang masih memberikan keuntungan, tetapi banyak lainnya justru ambruk. Investor yang masuk saat harga sedang tinggi kini harus menanggung kerugian besar.Mengutip CNN, Selasa anjloknya nilai aset-aset tersebut mencerminkan bahwa sejak awal, banyak investasi itu didorong oleh euforia, bukan oleh kinerja bisnis yang solid. “Kadang euforia irasional akhirnya bertabrakan dengan tembok logika,” ujar Art Hogan, kepala strategi pasar di B. Riley Wealth.Salah satu contoh paling mencolok adalah Trump Media & Technology Group, perusahaan pemilik media sosial Truth Social dengan kode saham DJT. Saham perusahaan ini sempat menjadi barometer peluang kemenangan Trump dalam pemilu.Baca juga: Generasi Muda Dominasi Investor Kripto, Mahasiswa Diajak Melek RisikoMenjelang akhir Oktober 2024, saham Trump Media melonjak hingga tiga kali lipat dalam waktu lima minggu.Padahal, perusahaan tersebut belum pernah mencetak laba dan hanya menghasilkan pendapatan terbatas. Meski begitu, valuasinya sempat menyentuh sekitar 11 miliar dollar AS hanya beberapa hari sebelum pemilu.Kini kondisinya berbalik. Pada Jumat lalu, harga saham Trump Media anjlok hingga di bawah 11 dollar AS per saham.


(prf/ega)