SOLO, - Wali Kota (Walkot) Solo, Respati Ardi, mengatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus melibatkan warga sekitar untuk menjaga kebermanfaatan Makan Bergizi Gratis (MBG).Pernyataan itu ia sampaikan menanggapi pembangunan SPPG Sumber yang kini telah dilanjutkan setelah mendapat izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL).Respati meminta, semua SPPG di Solo harus melibatkan "pager mangkok", sebuah ungkapan dalam budaya Jawa yang berarti saling berbagi dan peduli dengan tetangga sekitar untuk menjaga keberlangsungan program MBG."Nah itu musyawarah. Saya sampaikan SPPG itu harus tahu pager mangkok. Harus melibatkan warga sekitar supaya kebermanfaatan dan menjaga pager mangkok ini menjadi hal yang penting bagi SPPG-SPPG di Solo," kata Respati di Solo, Jawa Tengah, Selasa .Baca juga: Wali Kota Solo Siapkan Program Jukir Teladan, Hadiah Umrah hingga Motor untuk yang TerbaikDiketahui, pembangunan SPPG Sumber sempat ditolak warga karena dinilai tidak permisi dan belum memenuhi sejumlah izin sesuai ketentuan Pemkot Solo.Kini, pembangunan SPPG Sumber kembali dilanjutkan setelah mendapat izin PBG dan SPPL.Respati menyampaikan, tidak hanya SPPG, pelaku usaha lainnya yang ingin mendirikan tempat usaha harus melibatkan warga sekitar."Dan ini semua tidak hanya SPPG. Semua pelaku usaha di Solo saya harapkan untuk mengetahui pager mangkok tanpa terkecuali," kata dia.Baca juga: SPPG Sumber Solo Dapat Izin Usai Sempat Ditolak, Warga Ingin Ada MoU karena Ada KekhawatiranSebelumnya, Ketua RT 001, RW 010 Sumber, Suyatno, mengonfirmasi bahwa pembangunan SPPG Sumber dilanjutkan setelah menerima kedua dokumen izin tersebut."Leres (benar), kemarin kita terima (dokumen PBG dan SPPL SPPG Sumber) tanggal 2, Hari Ahad (Minggu)," kata Suyatno ketika dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon pada Senin malam, 10 November 2025.Meskipun pembangunan SPPG Sumber dilanjutkan, Suyatno menegaskan bahwa warga ingin adanya Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara SPPG Sumber dan warga RT 001 Sumber sebelum proyek tersebut beroperasi."Sebenarnya dari warga masih berat untuk menerima. Kita untuk setuju dan tidak setuju belum ada pembahasan lebih lanjut. Namun kalau itu sudah menjadi syarat kelengkapan dan disetujui dari Pemkot, izin PBG sudah ada, SPPL sudah ada, kita tinggal MoU," katanya.Baca juga: Kenalkan Keuangan Negara ke Generasi Muda, Kemenkeu Mengajar Sasar 10 Sekolah di SoloPenanggung Jawab (PIC) SPPG Sumber, Prapto Wibowo, mengungkapkan bahwa pembangunan SPPG Sumber dimulai pada 3 November 2025."Pada kenyataannya kami (SPPG) sudah mendapatkan izin PBG pada tanggal 31 Oktober 2025, dan SPPL yang selama ini diminta oleh warga," kata Prapto dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Senin malam, 10 November 2025.
(prf/ega)
Pembangunan SPPG Sumber Dilanjut, Walkot Solo: Harus Tahu Pager Mangkok, Libatkan Warga
2026-01-11 03:18:01
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:54
| 2026-01-11 03:39
| 2026-01-11 03:30
| 2026-01-11 02:29










































