Bank Masih Optimistis, Kredit dan Likuiditas Diyakini Tumbuh hingga Akhir 2025

2026-01-12 00:59:55
Bank Masih Optimistis, Kredit dan Likuiditas Diyakini Tumbuh hingga Akhir 2025
JAKARTA, – Perbankan Indonesia diperkirakan mempertahankan kinerjanya yang stabil hingga tutup tahun 2025. Hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) OJK triwulan IV-2025 menunjukkan Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) berada di angka 66, menandakan optimisme pelaku industri.Survei ini melibatkan 102 bank yang menguasai hampir seluruh aset perbankan nasional, yakni 99,25 persen dari total aset per September 2025.Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan, bank melihat kondisi ekonomi domestik mulai membaik, sehingga mereka yakin mampu mengelola risiko dengan baik.Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi (IKM) tercatat 63, seiring proyeksi pertumbuhan ekonomi yang meningkat akibat penurunan BI Rate dan penguatan Rupiah."Permintaan konsumen yang biasanya meningkat pada momen Natal dan Tahun Baru diprediksi memberi tambahan dorongan pada penyaluran kredit," kata Dian, melalui keterangan pers OJK, Sabtu .Baca juga: Pertumbuhan Kredit Melemah pada Oktober 2025, BI Ungkap Dampaknya"Stimulus pemerintah 8+4+5 juga diperkirakan akan meningkatkan daya beli masyarakat, meski inflasi kemungkinan naik seiring peningkatan konsumsi," tambahnya.Responden SBPO menilai risiko perbankan tetap terkendali. Indeks Persepsi Risiko (IPR) berada di angka 57, didukung kualitas kredit yang tetap sehat dan posisi devisa netto (PDN) yang aman, dengan aset valas lebih besar dari kewajiban valas.Meski net cashflow diproyeksikan menurun dibanding kuartal sebelumnya, peningkatan cash outflow disebabkan kebutuhan operasional nasabah dan belanja pemerintah daerah di akhir tahun masih dalam kendali bank.Baca juga: Setelah Rp 200 Triliun, Perbankan Terima Lagi Dana Rp 76 TriliunOptimisme perbankan tercermin pula dari Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) sebesar 78. Bank-bank menilai kredit masih berpotensi tumbuh, khususnya di sektor industri pengolahan (8,64 persen yoy), pertambangan dan penggalian (19,15 persen yoy), serta pengangkutan dan pergudangan (19,32 persen yoy).Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) diprediksi ikut bertambah seiring upaya bank menjaga likuiditas dan mendukung pertumbuhan kredit.SBPO juga mencatat mayoritas bank percaya target Rencana Bisnis Bank (RBB) 2025, termasuk target kredit dan DPK, masih bisa tercapai.Survei triwulanan ini menjadi salah satu acuan OJK untuk memahami arah bisnis perbankan, persepsi risiko, dan ekspektasi industri, serta terbukti cukup akurat dalam meramalkan tren makroekonomi dan kinerja perbankan.Baca juga: Dampak BI Rate Turun, Bos BRI: Angin Segar bagi Sektor Perbankan


(prf/ega)