Update Longsor Banjarnegara: 10 Orang Meninggal, 934 Mengungsi, dan 18 Masih Hilang

2026-01-11 22:19:50
Update Longsor Banjarnegara: 10 Orang Meninggal, 934 Mengungsi, dan 18 Masih Hilang
- Operasi pencarian korban longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali membuahkan hasil.Tim SAR gabungan menemukan 7 jenazah pada Kamis , sehingga total korban meninggal dunia kini menjadi 10 orang.Sementara itu, 18 warga masih dalam proses pencarian.Baca juga: Update Longsor Banjarnegara: 3 Meninggal, 25 Warga Masih Hilang, 934 MengungsiKepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa longsor Banjarnegara terjadi setelah hujan deras berkepanjangan memicu longsoran yang mengenai kawasan permukiman.Selain curah hujan tinggi, keberadaan mata air besar dan retakan pada perbukitan turut memperburuk kondisi lapisan tanah hingga menimbulkan longsor.Laporan posko pada Kamis pukul 19.00 WIB mencatat, bencana ini juga menyebabkan kerusakan cukup besar, termasuk 48 rumah hilang atau roboh serta 195 rumah lain terdampak.“Jumlah pengungsi yang tercatat saat ini mencapai 934 jiwa,” katanya, seperti dalam rilisnya, Jumat .Baca juga: Update Longsor Banjarnegara: 934 Warga Mengungsi, 182 Rumah Rusak Baca juga: Kisah Eti, Sempat Tak Percaya Bisa Selamat dari Longsor Pandanarum Banjarnegara Setelah Berlari ke HutanDok. Polda Jateng Operasi pencarian korban longsor di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa .Untuk mempercepat proses evakuasi, sebanyak 700 personel dari berbagai unsur dikerahkan, meliputi Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan lembaga lainnya.Operasi pencarian dilakukan pada tiga sektor, disertai dukungan alat berat, unit K-9, dan peralatan alkon untuk penanganan kubangan air yang menghambat lokasi pencarian.Di lapangan, 12 unit excavator dan 12 alkon telah dikerahkan, sementara dua tangki HU disiagakan guna mendukung dapur umum di Kantor Kecamatan Pandanarum.Baca juga: Longsor Banjarnegara, 1 Korban Ditemukan Selamat di Pengungsian, 26 Warga Masih HilangBantuan logistik juga terus mengalir dari BNPB, Dinas Sosial, BPBD, PMI, Baznas, dan berbagai lembaga lainnya.Tagana mengoperasikan dapur umum yang memasok makanan bagi pengungsi maupun personel lapangan, sedangkan gudang logistik dipusatkan di SMP Pandanarum untuk mempermudah distribusi barang bantuan.Selain itu, layanan kesehatan serta pendampingan psikososial bagi warga, termasuk kelompok rentan dan pelajar yang terdampak, tetap berjalan.Baca juga: Mengapa Bendera One Piece Ramai Dikibarkan? Ini Analisis SosiologDok. Kementerian PU Menteri Dody Tinjau Lokasi Longsor Banjarnegara, Kementerian PU Kerahkan 18 Excavator untuk Penanganan Darurat


(prf/ega)