Warga Sumbawa Telepon Damkartan Tolong Evakuasi ODGJ hingga Sarang Lebah, Petugas Siaga 24 Jam

2026-01-13 18:12:15
Warga Sumbawa Telepon Damkartan Tolong Evakuasi ODGJ hingga Sarang Lebah, Petugas Siaga 24 Jam
SUMBAWA, - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, NTB, tak hanya berjibaku melawan si jago merah. Mereka juga menjadi andalan warga untuk mengatasi masalah-masalah unik dan tak terduga.Evakuasi orang dengan gangguan jiwa (OGGJ) misalnya. Ini termasuk hal terbaru yang dilakukan Damkartan Sumbawa.Suara telepon berdering di markas Damkartan pada Kamis siang.Seorang warga Ai Awak Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa melaporkan adanya dugaan ODGJ yang berkeliaran di sekitar dan meresahkan warga.Baca juga: Usir Tokek hingga Bantu Dokter Operasi, Cerita Petugas Damkar MataramKondisi ODGJ tersebut memprihatinkan dan membuat resah para warga. Mereka ketakutan lantaran sewaktu-waktu bisa terjadi hal yang tak diinginkan.Dengan sigap, tim penyelamatan Damkartan yang terlatih khusus untuk penanganan kondisi darurat non-kebakaran segera meluncur ke lokasi.Mereka mendekati ODGJ tersebut dengan hati-hati dan penuh kelembutan.Setelah berdialog singkat dan memberikan pengertian, ODGJ tersebut bersedia dievakuasi ke RSUD Sumbawa untuk mendapatkan perawatan yang layak."Kami selalu mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penanganan ODGJ. Mereka adalah saudara kita yang membutuhkan pertolongan," ujar Komandan Regu Damkartan, Rian saat dikonfirmasi Kamis .Tak hanya mengevakuasi ODGJ, Damkartan Sumbawa juga sering menerima laporan tentang keberadaan sarang lebah yang membahayakan warga.Baca juga: Dari Evakuasi Katak, Kerjakan PR, hingga Cari Suami yang Hilang, Damkar Magetan Layani Masyarakat meski Personel TerbatasLebah-lebah liar ini kerap membuat sarang di atap rumah, pohon-pohon di sekitar pemukiman, bahkan di fasilitas publik seperti sekolah dan puskesmas.Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, ketika sarang berada di rumah warga Panto Daeng Kelurahan Brang Bara melaporkan adanya sarang lebah berukuran besar.Keberadaan sarang lebah ini membuat pemilik rumah merasa khawatir dan tidak nyaman.Tim Damkartan dengan peralatan lengkap segera menuju lokasi. Dengan teknik khusus, mereka berhasil mengevakuasi sarang lebah tersebut tanpa melukai lebah-lebah itu.Sarang lebah kemudian dipindahkan ke tempat yang jauh dari pemukiman warga.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-13 16:11