Nama Trump Ditambahkan ke Kennedy Center, Anggota DPR AS Ajukan Gugatan

2026-01-12 04:42:26
Nama Trump Ditambahkan ke Kennedy Center, Anggota DPR AS Ajukan Gugatan
WASHINGTON, - Penambahan nama Presiden AS, Donald Trump pada John F Kennedy Center for the Performing Arts, menuai kritik.Anggota DPR dari Partai Demokrat, Joyce Beatty bahkan mengajukan gugatan agar nama Trump dihapus dari gedung itu.Dalam gugatannya, Beatty mengeklaim bahwa penggantian nama tersebut ilegal karena perubahan nama memerlukan undang-undang Kongres.Baca juga: Didukung Trump, Anak Imigran Palestina Nasry Asfura Menangi Pemilu HondurasGugatan itu menyebutkan, Beatty sebenarnya ikut serta dalam pertemuan tentang perubahan nama tersebut melalui telepon, tetapi suaranya dibisukan ketika mencoba menyuarakan penolakannya.Ia berpendapat, Kongres ingin menjadikan pusat itu sebagai "monumen hidup" untuk Presiden Kennedy."Dalam adegan yang lebih mengingatkan pada rezim otoriter daripada republik Amerika Serikat, presiden yang sedang menjabat dan para loyalis pilihannya mengganti nama pusat bersejarah ini menjadi nama Presiden Trump," demikian bunyi gugatan tersebut, dikutip dari BBC, Kamis .Baca juga: Trump Ngebet Ambil Greenland, Pemimpin Uni Eropa Pasang BadanSementara itu, Gedung Putih mengatakan, penambahan nama itu dilakukan karena Trump berperan dalam menyelamatkan Kennedy Center.Peran yang dimaksud adalah memperkuat keuangannya, memodernisasi gedung, dan mengakhiri program-program yang memecah belah."Sebagai hasilnya, Dewan Kennedy Center dengan suara bulat memutuskan untuk mengganti namanya menjadi Trump-Kennedy Center," kata Juru Bicara Gedung Putih, Liz Huston."Sebuah langkah bersejarah yang menandai era baru kesuksesan, prestise, dan kemegahan yang dipulihkan untuk salah satu lembaga budaya paling ikonik di AS," sambungnya.Baca juga: Trump Bakal Bangun Kapal Perang Baru, Dilengkapi Senjata Nuklir, Diklaim 100 Kali Lebih KuatNama Trump ditambahkan ke bagian luar gedung pada Jumat . Logo laman resmi pusat tersebut sekarang bertuliskan "The Trump Kennedy Center".Perubahan nama tersebut menuai kritik keras, terutama di Washington DC, tempat pusat tersebut telah menjadi landmark ikonik sejak dibangun dan dinamai Kennedy.Sebagai informasi, pusat seni pertunjukan dibangun pada tahun 1950-an. Namun, setelah pembunuhan Kennedy pada 1963, Kongres memutuskan untuk menggunakan nama itu.Baca juga: Mengapa Trump Menginginkan Greenland?Tak lama setelah menjabat, Trump memecat sejumlah anggota dewan Kennedy Center dan menggantikan mereka dengan sekutu-sekutunya. Penasihat dekatnya, Richard Grenell, menjadi presiden dewan.


(prf/ega)