Pihak PB XIV Purbaya Pertimbangkan Langkah Hukum soal Polemik Keraton Solo

2026-02-04 05:29:29
Pihak PB XIV Purbaya Pertimbangkan Langkah Hukum soal Polemik Keraton Solo
S.I.K.S. Paku Buwono XIV Purbaya mempertimbangkan membawa ke ranah hukum usai KGPH Mangkubumi dinobatkan sebagai Paku Buwono (PB) XIV. Hal itu diungkapkan oleh anak tertua PB XIII, GKR Timoer Rumbay Kusuma."Pasti, pasti," kata Rumbay ditanya mengenai PB XIV mempertimbangkan langkah hukum usai kegiatan di Sasana Handrawina dilansir detikJateng, Sabtu .Rumbay menyebut pihak PB XIV Mangkubumi juga berencana membawa hal tersebut ke ranah hukum."Ketika saya menemui Kanjeng Wiro (adik ipar PB XIII) katanya juga akan diselesaikan secara hukum," ungkapnya.Ia mengaku sejak awal sudah merangkul PB XIV Mangkubumi. Menurutnya, hal itu ia lakukan untuk membicarakan suksesi PB XIV."Dari awal kami merangkul. Dari awal, kan tadi sudah saya bilang, jadi ketika Sinuhun (PB XIII) hari Rabu itu dimakamkan. Pagi (Kamis) saya datang ke tempatnya Mangkubumi untuk berbicara," ungkapnya."Besok malam, nggak siangnya saya ketemu dengan Kanjeng Wiro dan Gusti Moeng, rembukan. Rembukannya apa? Merangkul. Bukan ingin meninggalkan tapi merangkul. Monggo ayo sareng-sareng Gusti, Kanjeng (ayo bersama-sama Gusti, Kanjeng)," terangnya.Disinggung apakah akan menjalin komunikasi lagi usai Jumenengan PB XIV Purbaya, Rumbay belum bisa memastikan. Ia mengaku masih syok dengan penobatan KGPH Mangkubumi sebagai PB XIV."Nanti kita lihat ya, bagaimana (jalin komunikasi lagi?) karena ya terus-terang kita syoklah, kita syok. Karena yang selama ini ya panjenengan tahulah berkoar-koar untuk menjaga paugeran, menjaga adat. Ternyata ya apa yang dilakukan di Handrawina itu tidak sama sekali tidak ada unsur adatnya," pungkasnya.Baca berita selengkapnya di sini. Tonton juga video "Momen Penobatan Raja Baru Keraton Solo Paku Buwono XIV Purbaya"[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-02-04 03:30