Sambil Menangis dan Memeluk Gubernur NTT, Istri Pelatih Valencia Minta Suami dan Anaknya Ditemukan

2026-02-02 07:04:55
Sambil Menangis dan Memeluk Gubernur NTT, Istri Pelatih Valencia Minta Suami dan Anaknya Ditemukan
LABUAN BAJO - Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena berkesempatan menemui isteri dan keluarga pelatih Valencia yang hilang di perairan Pulau Padar Labuan Bajo, pada Selasa .Ia menemui keluarga korban di ruangan Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo. Selain menemui keluarga dan isteri pelatih Valencia itu, Gubernur NTT juga menemui Wakadubes Spanyol untuk Indonesia.Begitu tiba di ruangan KSOP Labuan Bajo, Budi Widjaya, Ketua DPC Gahawisri Labuan Bajo, yang juga adalah pendamping sekaligus penerjemah, mengenalkan Gubernur NTT kepada isteri dan keluarga pelatih Valencia.Baca juga: Gubernur NTT Libatkan Tokoh Agama dan Adat Bantu Pencarian Pelatih Valencia dan 2 AnaknyaIsteri pelatih Valencia itu pun langsung berjabat tangan dengan Gubernur NTT. Ia memeluk Gubernur NTT sembari menangis dan meminta tolong agar mencari suami dan anaknya hingga ditemukan."Please help. Plesase help," ungkap isteri pelatih Valencia B Fernando Martin. Gubernur NTT pun berusaha menenangkanya.Kepadanya, Melki mengatakan tim penyelamat akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencari sang suami dan anaknya yang masih hilang.Baca juga: Pencarian Hari Ke-5 Pelatih Valencia Masih Nihil, Arus Kuat Jadi Kendala"Kami akan terus mencari bapak dan anak yang belum ditemukan," imbuh dia. Momen itu pun membuat semua yang ada dalam ruangan terdiam.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-02 06:00