Kampus yang Ikut ke Mana Kamu Pergi: Saat Mimpi dari Pelosok Mulai Menyala

2026-01-31 04:37:36
Kampus yang Ikut ke Mana Kamu Pergi: Saat Mimpi dari Pelosok Mulai Menyala
Jakarta Ada masa di mana mimpi untuk sekolah terasa kayak mimpi di siang bolong. Anak-anak harus jalan puluhan kilometer cuma buat duduk di bangku sekolah. Ada yang belajar di ruang seadanya, kadang tanpa listrik, tapi matanya masih menyala untuk sebuah harapan. Kisah kayak Denias atau Laskar Pelangi mungkin dulu kita pikir cuma ada di film. Padahal di luar sana, masih banyak “Denias” dan “Ikal” lain yang beneran hidup berjuang supaya mimpi mereka nggak berhenti di tengah jalan.Ketika Mimpi Harus Berhenti di Tengah JalanBuat banyak anak muda di pelosok, tamat SMA sering berarti tamat juga kesempatan kuliah. Bukan karena nggak mau belajar, tapi karena jarak dan biaya terasa kayak tembok tinggi yang nggak bisa ditembus. Di kota, kuliah jadi hal biasa. Tapi di desa, kadang cuma jadi cerita. Data masih bilang, cuma tiga dari sepuluh anak muda Indonesia yang bisa lanjut ke kampus. Padahal, mereka punya semangat yang sama cuma beda akses aja. Dan kalau sistemnya nggak berubah, potensi mereka bisa hilang sebelum sempat bersinar.AdvertisementTapi Dunia Nggak Diam di TempatTak banyak orang tau kalau sekarang teknologi digital udah bikin batas-batas itu jadi samar. Sekolah nggak harus di gedung tinggi, kuliah nggak harus di kota besar. Belajar bisa dari mana aja dari layar ponsel, dari rumah, bahkan dari warung kecil di pinggir desa. Di saat peluang baru mulai terbuka, banyak yang mulai sadar: mungkin pendidikan memang harus beradaptasi dengan hidup, bukan sebaliknya.Lalu Datang Cara Baru untuk Tetap BelajarBukan semua orang bisa datang ke kampus setiap hari, tapi bukan berarti mereka harus berhenti bermimpi. Dan di titik itu, lahir cara belajar yang nggak lagi mengikat waktu dan tempat sistem yang fleksibel, terbuka, dan bisa ngikutin ritme hidup siapa pun.Salah satu yang udah lama melakukan hal itu adalah Universitas Terbuka (UT) perguruan tinggi negeri digital pertama di Indonesia. Sejak 1984, UT udah jadi pelopor pendidikan jarak jauh yang bisa menjangkau siapa pun, di mana pun. Dari mahasiswa yang kerja di kota besar, sampai guru di daerah 3T, semuanya bisa kuliah dengan ritmenya sendiri.Semua prosesnya dari pendaftaran, kuliah, sampai ujian bisa dilakukan secara daring. Fleksibel, tapi tetap serius soal mutu. Ijazahnya diakui nasional dan internasional, karena UT memang dibangun dengan standar yang sama seperti kampus negeri lainnya hanya beda cara belajar.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-31 03:14