KKP: 20 Juta Ton Sampah Masuk ke Laut, Sumber Utamanya dari Pesisir

2026-01-16 13:53:40
KKP: 20 Juta Ton Sampah Masuk ke Laut, Sumber Utamanya dari Pesisir
JAKARTA, - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan 20 juta ton sampah masuk ke perairan di Indonesia. Direktur Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP, Ahmad Aris menyebutkan bahwa sekitar 16 juta ton limbah berasal dari lautan dan sisanya, 4 juta ton dari aktivitas laut sekitarnya.Menurut dia, sungai menjadi jalur utama masuknya sampah laut apabila tidak dikelola dengan baik."Kedua, checkpoint sampah masuk ke laut adalah wilayah pesisir, desa-desa pesisir karena langsung berbatasan dengan laut jadi tinggal dibuang ke laut. Ketiga, sampah masuk ke laut dari pulau-pulau kecil berpenduduk," kata Aris dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa .Baca juga: Sampah Pemudik Capai 59.000 Ton, KLH Minta Pengelola Rest Area Olah SendiriIndonesia, kata dia, memiliki sekitar 1.204 pulau kecil berpenduduk yang sebagian besar belum memiliki sistem pengelolaan sampah memadai. Alhasil, pemerintah sulit mencegah sampah langsung dibuang ke laut."Ini juga PR besar KKP ke depan untuk menangani 1.240 pulau kecil berpenduduk, agar sampahnya bisa dikelola zero waste di kawasan itu jangan masuk ke laut," tutur Aris.Di sektor pelabuhan perikanan, KKP telah mewajibkan setiap kapal membawa kembali sampah yang dihasilkan selama melaut dan tidak membuangnya ke perairan. Aris menyatakan, kebijakan serupa bakal diperluas ke pelabuhan umum.Di sisi lain, ia menyoroti dampak kerusakan ekosistem yang kian besar jika permasalahan sampah laut tak kunjung tertangani. Di Pantai Utara (Pantura) Jawa, misalnya, terjadi penurunan hasil tangkapan ikan akibat tingginya pencemaran air karena sampah.KKP sendiri mengembangkan program Laut Sehat Bebas Sampah yang menargetkan pengendalian empat titik jalur masuk sampah tersebut."Untuk memastikan itu KKP ikut aktif dalam merevisi peraturan yang terkait dengan penanganan sampah. Sehingga dalam revisi Perpres 83 tahun 2018 dan Perpres 97 tahun 2007 yang dijadikan satu kesatuan yang terkait penanganan sampah ada bab khusus terkait penanganan sampah laut," jelas Aris.."Sehingga sampah laut ini betul-betul bisa dipastikan bisa terkelola dengan baik melalui pencegahan," imbuh dia.Baca juga: KLH Angkut 116 Ton Sampah di Pasar Cimanggis Tangsel Imbas TPA Cipeucang DitutupSelain itu, KKP menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait pengelolaan sampah di sungai. KKP bersama Pemerintah Daerah Lombok juga menggunakan insinerator sebagai solusi sementara di Gili Trawangan untuk mencegah sampah dibuang ke laut."Tahun 2025 ini kami telah melakukan MoU penanganan sampah dengan provinsi DKI, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Implementasinya sudah dilakukan di lapangan kayak sungai-sungai DKI ini, hampir semua sekarang sudah pakai trash boom," papar dia.Pihaknya menargetkan perluasan kerja sama penanganan sampah laut ke 10 provinsi pada 2026, 10 provinsi pada 2027, dan empat provinsi di 2029 mendatang. Adapun Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan komitmen percepatan pengendalian sampah nasional guna mencapai target 100 persen sampah terkendali pada 2029. Target tersebut sudah ditetapkan secara resmi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-16 11:56