Geely EX2 Dikirim ke Konsumen mulai Januari 2026

2026-01-16 20:42:54
Geely EX2 Dikirim ke Konsumen mulai Januari 2026
JAKARTA,  – Geely EX2, salah satu model terbaru dari pabrikan asal China, siap memasuki tahap distribusi bagi konsumen di Indonesia. Para calon pemilik kendaraan listrik ini kini bisa bersiap menunggu kedatangan unit mereka di awal tahun depan.Constantinus Herlijoso, Sales & Channel Director Geely Auto Indonesia, mengatakan bahwa perusahaan telah menyiapkan pengiriman secara bertahap untuk memastikan seluruh konsumen menerima unit tepat waktu.“Geely EX2 akan mulai didistribusikan secara bertahap kepada konsumen mulai Januari 2026, dengan estimasi pengiriman paling lambat hingga Maret 2026,” kata Constantinus kepada Kompas.com, Senin .Baca juga: Astra Auto Fest 2025 Bidik 4.000 Transaksi, Fokus pada PengalamanSoal harga, Geely EX2 ditawarkan mulai dari Rp 233 juta untuk varian dasar “Pro” dan mencapai Rp 273 juta untuk varian tertinggi “Max” (OTR Jakarta).Harga ini berlaku setelah insentif pemerintah diterapkan, sekaligus sebagai acuan bagi konsumen yang melakukan pemesanan sejak periode pre-book.Langkah distribusi bertahap ini dilakukan untuk memastikan semua pemilik Geely EX2 dapat menerima unitnya tanpa mengalami keterlambatan signifikan.Selain itu, perusahaan menekankan kesiapan layanan purna jual agar pengalaman konsumen tetap optimal sejak awal kepemilikan kendaraan listrik ini.ilhamkarim/kompas.com Interior Geely EX2Dengan harga yang bersaing dan pengiriman yang terjadwal, Geely berharap model EX2 bisa menjadi salah satu pilihan populer bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik di perkotaan.Geely EX2 dibekali baterai sekitar 40 kWh yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga 114 hp dan penggerak roda belakang (RWD), memberikan karakter berkendara yang lincah dan responsif untuk penggunaan di area urban.Dimensinya yang ringkas, panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, dan tinggi 1.580 mm, membuat EX2 mudah dikendalikan di jalan sempit maupun area parkir terbatas.Baca juga: Mobil China Mesin Bensin Mulai Merangkak di Bursa Mobil BekasDari sisi fitur, EX2 sudah dilengkapi layar sentral HD 14,6 inci, ambient lighting, kamera 540 derajat, serta paket keselamatan aktif (ADAS) pada varian tertentu.Fasilitas ini menjadi nilai tambah bagi konsumen yang menginginkan EV modern dengan fitur lengkap tanpa harus membayar terlalu mahal.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-01-16 19:21