Mendag Minta Pemda Bantu Dampingi UMKM agar Bisa Ekspor

2026-01-12 06:22:42
Mendag Minta Pemda Bantu Dampingi UMKM agar Bisa Ekspor
JAKARTA, - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menilai, partisipasi kepala daerah dalam mendampingi 1.049 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Bisa Ekspor masih rendah.Pernyataan itu disampaikan Budi dalam kegiatan ‘Penghargaan Perlindungan Konsumen 2025’ yang dihadiri puluhan pemerintah daerah di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis .Budi mengatakan, sampai saat ini hanya 30 pihak yang mendampingi 1.049 UMKM Bisa Ekspor.Mereka terdiri dari swasta, Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara), dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).“Dari 1.049 hanya 30 pembinanya, 30 pembina UMKM. Nah sekarang Bapak-Ibu kabupatennya saja sudah berapa? Itu hanya 30, artinya partisipasinya masih kurang,” kata Budi.Baca juga: Pedagang Thrifting Minta Dilegalkan, Mendag: Ilegal ya IlegalAdapun UMKM Bisa Ekspor merupakan salah satu program Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang memfasilitasi pertemuan bisnis.Program itu dibentuk dengan tujuan agar kegiatan ekspor tidak hanya dinikmati pelaku bisnis skala besar.Dalam program ini, pelaku UMKM melakukan presentasi kepada 47 perwakilan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag. “Dan transaksinya Januari sampai Oktober itu sudah 130,17 juta USD. Berarti sudah Rp 2,1 triliun. Itu UMKM, Bu,” ujar Budi.Sementara itu, menurut Budi, sebanyak 70 persen UMKM tidak atau belum pernah ekspor.Menurut Budi, pemerintah daerah sebenarnya mengetahui keberadaan UMKM-UMKM tersebut.Ia berharap para kepala daerah mau menugaskan kepala dinas masing-masing untuk memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM.Pemerintah ingin ekonomi kerakyatan muncul dari program seperti UMKM Bisa Ekspor.Pihaknya bahkan telah mengidentifikasi daerah yang memiliki potensi ekspor. “Nanti kita latih, kita ajari supaya bisa ekspor. Setelah produknya bagus, kemudian di-standardisasi, kemudian kita ikutkan program UMKM Bisa Ekspor,” tutur Budi.Baca juga: Riset: Biaya E-commerce Dinilai Bisa Genjot Penjualan UMKM


(prf/ega)