JAKARTA, - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperkirakan jumlah uang yang berputar selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) bakal mencapai Rp 107,56 triliun.Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Otonomi Daerah Sarman Simanjorang mengatakan, perkiraan ini berdasarkan prediksi jumlah pemudik Nataru dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang akan mencapai 119,5 juta orang.Kemudian hitungan kasarnya, jika rata-rata per keluarga berisikan 4 orang, maka jumlah pemudik 119,5 juta orang setara dengan 29.875.000 keluarga.Apabila keluarga tersebut diasumsikan membawa uang rata-rata Rp 3,6 juta per keluarga, maka potensi perputaran uang mencapai Rp 107,56 triliun. "Masih berpotensi di atas itu (Rp 107,56 triliun), kita mengambil angka yang moderat naik 10 persen dari tahun lalu yang rata rata Rp 3,3 juta per keluarga," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa .Baca juga: 119,5 Juta Orang Bakal Berpergian Saat Libur Nataru, Mayoritas Menuju Jawa TengahPerputaran uang ini akan mengalir rata ke berbagai tujuan mudik dan wisata di Indonesia terutama ke berbagai sektor usaha seperti seperti pusat perbelanjaan, mall, grosir, jasa parcel natal, toko kue, hotel, motel, villa, apartemen, restoran, cafe, pusat kuliner, pengrajin oleh-oleh khas daerah, aneka produk UMKM, mini market, dan pedagang mikro.Selain itu, perputaran uang selama Nataru juga akan menggerakkan sektor industri makanan dan minuman, produsen fashion, batik, maupun kain khas daerah, hingga sektor logistik dan transportasi seperti travel, jasa penyewaan mobil atau rental."Berbagai sektor usaha akan lebih produktif dan cuan selama libur Nataru," kata Sarman.Baca juga: Airlangga Usul WFA di 29-30 Desember 2025 Demi Genjot Mobilitas dan Konsumsi di NataruDia melanjutkan, perputaran uang selama libur Nataru akan tersebar di daerah yang penduduknya merayakan Natal seperti Papua, Maluku, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, dan berbagai kabupaten di Indonesia serta daerah tujuan wisata favorit seperti Bali, Yogyakarta, Malang, Bandung, dan Bogor.Dengan adanya perputaran uang selama libur Nataru 2025/2026, konsumsi rumah tangga akan meningkat dan akan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi Kuartal IV 2025 yang diperkirakan akan tumbuh di atas 5 persen.Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 dapat bertahan di angka 5 persen, mengingat pertumbuhan ekonomi Kuartal III 2025 sempat melemah yakni hanya tumbuh 5,04 persen."Liburan Nataru ini akan mampu menggerakkan ekonomi diberbagai daerah dan akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di Kuartal IV 2025 yang ditargetkan di kisaran 5,00-5,04 persen," tuturnya.Baca juga: Lapor ke Prabowo, Menhub Sebut 119,5 Juta Orang Bakal Berpergian Saat Libur Nataru 2025/2026
(prf/ega)
Kadin Prediksi Perputaran Uang Libur Nataru Mencapai Rp 107 Triliun
2026-01-13 06:27:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 05:58
| 2026-01-13 04:53
| 2026-01-13 04:13










































