Masuk Musim Hujan, Polres dan BPBD Palopo Siagakan Personel Hadapi Ancaman Bencana

2026-02-03 00:06:59
Masuk Musim Hujan, Polres dan BPBD Palopo Siagakan Personel Hadapi Ancaman Bencana
PALOPO, – Sejumlah instansi di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seiring dengan meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa pekan terakhir.Wakil Kepala Polres Palopo, Kompol Morens Dannari, menyatakan bahwa pihaknya, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, TNI, Satpol PP, dan unsur relawan, telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif.Langkah ini mencakup pemantauan cuaca dan pemetaan titik rawan bencana.Baca juga: Remaja di Palopo Curi Uang Rp14,6 Juta, Ditangkap Saat Sembunyi di Rumah Paman“Kami sudah melakukan deteksi dini terhadap wilayah yang berpotensi terdampak. Fokus utama kami adalah memastikan personel dan peralatan siap saat dibutuhkan,” kata Morens pada Rabu .Dia menambahkan bahwa Polres Palopo juga menyiagakan satuan personel yang akan bergerak cepat bila terjadi bencana di wilayah hukum Palopo.Koordinasi lintas instansi diakui sebagai kunci agar penanganan darurat berjalan cepat dan terarah."Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan relawan sangat dibutuhkan. Penanganan bencana tidak bisa dilakukan satu lembaga saja,” ujarnya.Dari hasil pemetaan, sejumlah wilayah di Mungkajang dan Wara Barat ditetapkan sebagai titik rawan longsor, sedangkan kawasan Wara Timur dan Wara Utara sering terdampak pohon tumbang.Baca juga: Brimob yang Terlibat Pengeroyokan di Kafe Palopo Ditangkap, Diserahkan ke SatuannyaDi kawasan dataran rendah seperti Jembatan Cakalang, potensi banjir juga cukup tinggi ketika curah hujan meningkat.Kepala Pelaksana BPBD Kota Palopo, Rachmad, mengungkapkan bahwa seluruh armada dan peralatan tanggap darurat telah disiagakan, termasuk mobil operasional, perahu karet, pompa alkon, chainsaw, serta perlengkapan evakuasi lainnya.“Semua peralatan dalam kondisi siap. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan cepat saat terjadi bencana,” kata Rachmad.BPBD mencatat bahwa sepanjang tahun 2025, telah terjadi tiga kali longsor, 54 kejadian pohon tumbang, serta dua kali banjir dan dua kali angin puting beliung di berbagai wilayah Palopo.Baca juga: Longsor Tutupi Jalan Poros Latuppa, Akses Palopo–Bastem Lumpuh TotalOleh karena itu, masyarakat diminta untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran air tetap lancar.“Warga juga bisa melaporkan pohon yang sudah tua atau miring agar bisa segera dipangkas. Ini langkah sederhana tapi penting untuk mencegah korban,” ujar Rachmad.Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, BPBD dan aparat gabungan menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, bukan hanya saat bencana terjadi, tetapi juga sebelum tanda-tanda bahaya muncul.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Namun, mengingat harga merupakan aspek yang sensitif bagi beberapa pasar berkembang, seperti Indonesia maupun India, vendor ponsel kabarnya bakal menggunakan strategi lain, selain kenaikan harga.Menurut bocoran yang dibagikan di blog Naver Korea Selatan, vendor ponsel kemungkinan memangkas RAM HP. Karena itu, beberapa ponsel dengan RAM 16 GB kemungkinan menjadi produk yang cukup langka.Sebaliknya, ponsel dengan RAM 4 GB justru akan lebih mendominasi ketimbang saat ini. Bocoran itu juga menyebutkan bahwa ponsel dengan RAM 12 GB bisa dipangkas hingga 40 persen, hingga menjadi 6 GB atau 8 GB. Sementara model yang biasanya dibekali RAM 8 GB, dipotong hingga 50 persen menjadi 4 GB atau 6 GB.Sayangnya, walaupun konfigurasi RAM beberapa ponsel tahun depan dipangkas, harganya tetap lebih mahal dibanding model sebelumnya, dilansir Gizmochina.Adapun kenaikan harga HP terjadi sebagian besar karena meningkatnya pemintaan memori di berbagai industri termasuk untuk data center kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga menimbulkan kelangkaan pasokan.Hal tersebut juga diamini oleh Xiaomi, hingga menyatakan bahwa harga produknya tahun depan meningkat.Baca juga: Ini Sebab Harga Memori RAM di Indonesia NaikXiaomi sudah mengumumkan rencana kenaikkan harga smartphone baru mulai tahun depan. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Xiaomi, Lu Weibing dalam konferensi pers terkait laporan pendapatan perusahaan pada November 2025 lalu.Ia mengataka bahwa keputusan ini diambil karena semakin mahalnya harga chip memori, akibat melonjaknya permintaan untuk server kecerdasan buatan (AI).Tingginya permintaan chip memori untuk server juga membuat perusahaan seperti Samsung, memangkas produksi chip memori termasuk untuk ponsel, dan mengalihkannya ke memori bandwidth tinggi (high bandwidth memory).Xiaomi Redmi Note 15 Pro 5G.

| 2026-02-02 23:47