10 Destinasi Wisata Terbaik di Dunia pada 2026, Ada Indonesia

2026-01-15 02:33:22
10 Destinasi Wisata Terbaik di Dunia pada 2026, Ada Indonesia
- Media penyiaran Inggris, BBC, merilis 10 tempat wisata terbaik di dunia pada 2026.Tujuannya, untuk memberikan pedoman tentang tempat-tempat terbaik yang bisa dikunjungi karena menawarkan pengalaman luar biasa sekaligus pariwisata lokal nan unik.Salah satu dari 10 tempat wisata terbaik di dunia berada di Indonesia, yakni Kepulauan Komodo."Muncul dari Laut Flores yang berwarna biru kehijauan, Kepulauan Komodo tetap menjadi salah satu teater satwa liar terbesar di planet ini. Di dalam taman nasional yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO ini," dikutip dari BBC, Minggu .Rekomendasi destinasi menurut BBC ini tak hanya menyoroti sektor pariwisata, tetapi juga lanskap dan warisan budayanya.Lantas, mana saja destinasi wisata terbaik di dunia 2026?Baca juga: Indonesia Dinobatkan Jadi Destinasi Terbaik Dunia untuk Wisata Jelajah PulauDikutip dari BBC, berikut ini 10 destinasi wisata terbaik di dunia pada 2026:Abu Dhabi menjadi tempat destinasi wisata terbaik menurut BBC.Kota ini memiliki Distrik Budaya Saadiyat, sebuah proyek yang pertama kali ditandai dengan pembukaan Louvre Abu Dhabi pada 2017.Selain itu, Abu Dhabi juga memiliki museum seni digital terbesar di dunia, TeamLab Phenomena dan Museum Nasional Zayed yang ikonik.Turis mancanegara juga bisa mendapat pengalaman baru dengan mengunjungi Museum Sejarah Alam Abu Dhabi , yang menjulang di atas Teluk Arab.Di luar budayanya, kota ini juga gencar mengembangkan pariwisata taman hiburan, seperti yang ada di Pulau Yas.Taman bermain Disneyland juga sedang dalam rencann bakal di bangun di kota itu.Baca juga: 10 Destinasi Terbaik Asia untuk Dikunjungi pada 2026 Versi Conde Nast Traveller, Ada Labuan BajoAljazair menawarkan lanskap gurun yang surealis dan kota-kota penuh sejarah lainnya.Perpaduan arsitektur yang memukau juga menjadi daya tarik tempat ini.Selama ini, pariwisata Aljazair yang disebut "putri tidur" akhirnya bangkit.Negara itu telah memulai berbagai upaya untuk mencapai tujuannya meningkatkan jumlah turis mancangeara.Misalnya, dengan mengembangkan kebijakan visa saat kedatangan bagi wisatawan yang mengikuti tur terorganisasi, peluncuran anak perusahaan maskapai penerbangan baru Air Algérie, Domestic Airlines, dan meningkatkan perlindungan dan pelestarian warisan budayanya.Baca juga: 25 Destinasi Terbaik Dunia untuk Dikunjungi pada 2026 versi NatGeo, Ada 4 di AsiaLembah Colchagua di Chili membentang dari Pegunungan Andes yang diselimuti salju di sepanjang perbatasan Argentina hingga Samudra Pasifik.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-15 01:56