Polres Kepulauan Seribu Gelar Simulasi Tanggap Bencana di Laut

2026-01-14 15:43:56
Polres Kepulauan Seribu Gelar Simulasi Tanggap Bencana di Laut
Memasuki musim hujan, Polres dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar apel dan simulasi tanggap bencana. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kesiapsiagaan jajaran kepolisian dan Pemkab menghadapi potensi bencana sekaligus mewujudkan program Kapolda Metro Jaya, 'Jaga Jakarta'.).Apel yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu ini diikuti oleh unsur Forkopimda, TNI-Polri, BPBD, serta berbagai instansi terkait. Apel dan simulasi digelar di Kantor Bupati, Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara, Kamis .Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan jajaran Forkopimda dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, dan gelombang tinggi yang kerap terjadi saat musim penghujan. Menurutnya, kesiasiagaan seluruh unsur menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat."Kesiapan bukan hanya soal peralatan, tapi juga kecepatan dan koordinasi di lapangan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita untuk Jaga Jakarta, termasuk wilayah Kepulauan Seribu," ujar Argadija.Selain memeriksa kesiapan sarana dan prasarana, apel ini juga menjadi momentum bagi jajaran Polres Kepulauan Seribu untuk memastikan kesiapan personel di lapangan. Seluruh jajaran telah diarahkan untuk meningkatkan kewaspadaan di setiap pulau berpenduduk, terutama di titik-titik yang rawan bencana alam."Polres Kepulauan Seribu siap mendukung langkah-langkah pemerintah daerah dan bersinergi dengan seluruh pihak dalam menghadapi dinamika cuaca ekstrem. Harapannya, masyarakat tetap merasa aman dan terlindungi," tegasnya.Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan simulasi penanganan darurat banjir serta evakuasi korban oleh tim gabungan. Simulasi ini dimaksudkan untuk menguji kemampuan koordinasi antarlembaga serta kecepatan respons terhadap situasi darurat di wilayah kepulauan.Dalam simulasi tersebut, tim rescue lintas instansi, seperti Satpolairud Polres Kepulauan Seribu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Seribu, Basarnas, Damkar, dan Satpol PP dengan sigap melakukan penyelamatan laut tandar, mulai dari life jacket, helm pelindung, tali pengaman, hingga ring buoy. Mereka bergerak cepat menggunakan rescue boat, menembus gelombang laut menuju titik koordinat kejadian yang telah dilaporkan.Setibanya di lokasi, tim segera melakukan pencarian visual di permukaan laut. Mata-mata terlatih para rescuer menyapu pandangan ke segala arah, memindai setiap gelombang dan serpihan kapal yang mengapung.Tak berselang lama, Tiga orang korban berhasil terdeteksi, tampak berusaha bertahan di permukaan air, sambil melambaikan tangan meminta pertolongan. Mengetahui posisi korban, komandan tim segera memberikan aba-aba.Petugas di haluan kapal bersiap melakukan aksi penyelamatan menggunakan teknik lempar ring buoy (pelampung cincin penyelamat). Dengan ketepatan dan kecepatan, ring buoy dilemparkan mendekati korban pertama.Korban berhasil meraih pelampung, dan dengan bantuan tali penarik, perlahan ditarik mendekat ke perahu penyelamat. Tidak lama kemudian, korban kedua pun berhasil dijangkau dan diamankan dengan teknik yang sama. Keduanya segera diangkat ke atas perahu dan diberikan pertolongan pertama (first aid) oleh petugas yang telah dilatih khusus.Tim selanjutnya mengarahkan kapal menuju Dermaga Pulau Pari. Di sana, tim pendukung medis dan logistik sudah bersiap menyambut kedatangan mereka. Sesampainya di dermaga, tim rescue melaporkan kondisi korban dan meminta dukungan medis dari tim AGD (Ambulans Gawat Darurat) untuk penanganan lanjutan. Dengan sigap, tim AGD tiba di lokasi membawa peralatan medis lengkapSimak juga Video 'Kapolri Minta Kesiapsiagaan Bencana Sebagai Wujud Pengabdian ke Rakyat':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-01-14 14:24