Cara Nonton Tari Kecak di Pantai Melasti Bali, Berapa Harga Tiketnya?

2026-01-16 16:01:27
Cara Nonton Tari Kecak di Pantai Melasti Bali, Berapa Harga Tiketnya?
- Berwisata ke Bali belum lengkap rasanya jika tak menyaksikan Tari Kecak. Salah satu tempat yang kerap dikunjungi wisatawan untuk melihat pertunjukan ini yaitu Pantai Melasti.Menonton Tari Kecak di tepi pantai saat senja adalah pengalaman budaya yang magis. Perpaduan suara “cak-cak”, penampilan para penari, dan gemuruh ombak menciptakan suasana yang sulit dilupakan oleh para pengunjung.Lalu, bagaimana cara nonton Tari Kecak langsung di Pantai Melasti saat berwisata ke Bali? Yuk, cek harga tiket, jadwal, hingga tips agar dapat menyaksikan pertunjukan dengan nyaman!Baca juga: Ini Perbedaan Galungan dan Kuningan, Hari Raya Umat Hindu BaliBaca juga: Erupsi Gunung Semeru, Penerbangan Bandara Ngurah Rai Bali Tak TerdampakSebelumnya, kamu perlu mengetahui lokasi Pantai Melasti untuk memperhitungkan jarak dan waktu yang akan ditempuh.Pantai Melasti terletak di Ungasan, Kabupaten Badung, Bali. Lokasinya berada di tebing kapur dengan pemandangan laut lepas yang dramatis. Ini adalah latar yang sempurna untuk menyaksikan Tari Kecak.Jika kamu memulai perjalanan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, perjalanan yang ditempuh menggunakan kendaraan bermotor sekitar 36-40 menit atau 20 kilometer.Baca juga: Itinerary Wisata Sehari di Sekitar Kawasan GWK Bali, Ada Tanjung BenoaBaca juga: Pantai Gunungkidul Bakal Ditata agar Mirip Jimbaran Bali, Biar Apa?Melansir laman resmi Melasti Beach, Tari Kecak di Pantai Melasti digelar setiap hari mulai pukul 18.00-19.00 WITA.Sementara untuk harga tiket untuk menyaksikan galaran seni ini yaitu Rp 150.000 per orang dan untuk anak usia di bawah 10 tahun tidak dikenakan biaya atau gratis.Perlu diingat bahwa tiket tersebut belum termasuk biaya parkir kendaraan dan tiket masuk pantai dengan rincian sebagai berikut:Baca juga: Siap-siap! Banyuwangi ke Bali PP Bisa Naik Pesawat Terbang LautBaca juga: Usaha Vila Ilegal di Bali Terancam Kehilangan Hak PropertiPembelian tiket dapat dilakukan secara daring (online) dengan langkah sebagai berikut:Baca juga: Lift Kaca dan Bayangan Pembangunan di Tebing BaliSelain persiapan tiket, berikut sejumlah tips nonton Tari Kecak agar lebih nyaman:Pengunjung disarankan datang sebelum pukul 17.30 WITA agar bisa mendapatkan tempat duduk dengan sudut yang terbaik dan menghindari macet  menuju lokasi.Pastikan kamu sudah membeli tiket yang dapat dilakukan via daring agar tak perlu antre panjang untuk membeli tiket on the spot (OTS) di lokasi.Uang tunai digunakan untuk membeli tiket masuk Pantai Melasti dan tiket parkir kendaraan.Itulah cara menyaksikan Tari Kecak di Pantai Melasti saat berkunjung ke Bali dengan harga tiket Rp 150.000 per orang.Baca juga: Bandara Ngurah Rai Buka Rute Baru ke Mumbai, Perkuat Konektivitas Bali–India


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-01-16 16:06