Gegara Banyak Makan Saat Pacaran, Wanita Ini Digugat Tunangannya di Pengadilan

2026-02-05 10:25:57
Gegara Banyak Makan Saat Pacaran, Wanita Ini Digugat Tunangannya di Pengadilan
BEIJING, – Seorang pria di China menjadi sorotan publik setelah menggugat tunangannya karena merasa telah menghabiskan terlalu banyak uang selama masa pacaran, dengan alasan sang wanita “makan terlalu banyak”.Gugatan tersebut juga mencakup permintaan pengembalian uang mahar, yang kemudian disidangkan dan dilaporkan pada Selasa .Warganet pun ramai-ramai mengecam tindakan pria tersebut yang dinilai terlalu perhitungan dalam hubungan asmara.Baca juga: Jurnalis Rusia Nekat Lamar Pacar di Depan Putin, Ini JawabannyaDok. Freepik/Freepik Ilustrasi makan.Menurut laporan media China, Zonglan News, pria bermarga He menggugat tunangannya, bermarga Wang, untuk mengembalikan uang mahar awal sebesar 20.000 yuan (sekitar Rp 47 juta) yang telah diberikan keluarganya kepada keluarga Wang.Selain itu, He juga menuntut pengembalian 30.000 yuan (sekitar Rp 71 juta) yang ia klaim telah dihabiskan untuk Wang selama mereka berpacaran.Biaya tersebut, menurut He, termasuk pembelian barang-barang pribadi seperti stoking hitam dan pakaian dalam.He dan Wang berasal dari desa yang sama di Provinsi Heilongjiang, China timur laut. Keduanya berkenalan melalui perantara mak comblang dan kemudian bertunangan.Setelah bertunangan, pasangan ini pindah ke Provinsi Hebei dan mengelola restoran malatang milik keluarga He.Baca juga: Wanita India Nikahi Mayat Kekasihnya, Sebut Ia Tetap Milik Sang PacarMalatang merupakan makanan kaki lima populer di China yang berisi campuran daging, sayuran, dan mi dalam kuah pedas yang khas.Wang membantu menjalankan restoran tersebut selama enam bulan. Namun, He mengaku mulai tidak puas karena menilai Wang hanya mengerjakan pekerjaan ringan.“Dia makan malatang kami setiap hari. Apa yang kami jual tidak cukup untuk dia makan,” kata He kepada Heilongjiang TV.Ia menambahkan bahwa keluarganya menjadi tidak senang dengan Wang karena merasa sikap perempuan itu telah berubah.Di persidangan, Wang membantah tuduhan tersebut dan menilai tunangannya terlalu perhitungan.“Dia terlalu perhitungan. Saya ini pacarnya,” ujar Wang.Ia juga mempertanyakan balik tuntutan He di hadapan hakim.“Kamu tidak menikmati stoking dan pakaian dalam yang kamu belikan untuk saya?” katanya.Pengadilan akhirnya menolak permintaan He agar Wang mengembalikan 30.000 yuan biaya pacaran, karena uang tersebut digunakan untuk barang-barang pribadi yang memiliki nilai emosional bagi kedua belah pihak.Namun, terkait mahar 20.000 yuan, pengadilan memutuskan Wang hanya perlu mengembalikan setengahnya. Kedua belah pihak menyatakan menerima dan puas dengan putusan tersebut.Baca juga: Penumpang Rebutan Kursi demi Duduk Samping Pacar, Pesawat Terpaksa Mendarat Darurat


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Komitmen keberlanjutan yang digaungkan selama 25 tahun tecermin melalui berbagai program, seperti aksi donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Karangasem, pengembalian botol kosong di toko ritel, penggunaan plastik daur ulang pada kemasan, serta kegiatan rutin bersih-bersih pantai dan pura di wilayah Jasri, Karangasem.Pertumbuhan Sensatia sepanjang 2025 turut diperkuat dengan sejumlah penghargaan dari media nasional serta perluasan jaringan ritel yang kini mencapai lebih dari 40 gerai di Indonesia.Baca juga: Rutinitas Skincare Mikha Tambayong, Contek untuk Wajah Bersinar“Komitmen kami tidak berubah, yaitu menjadi brand yang relevan serta membawa dampak positif bagi lingkungan. Langkah ini memastikan nilai-nilai clean beauty yang kami junjung tetap tecermin dalam setiap produk dan inisiatif kami,” lanjut Michael.Dok. Sensatia Deretan produk Sensatia, milai dari hair and gift set hingga mother and baby. Memasuki 2026, Sensatia akan memprioritaskan pertumbuhan berkelanjutan serta penguatan identitas brand melalui inovasi produk berbahan alami berkualitas tinggi.Setiap inovasi baru akan dikembangkan sesuai standar clean beauty dan tetap menjaga prinsip ramah lingkungan.“Kami melihat 2026 sebagai momentum positif bagi industri kecantikan alami di Indonesia. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Kami berharap, tahun mendatang dapat menghadirkan produk perawatan kulit yang mindful dan memberikan manfaat nyata bagi keseharian,” kata Michael.Menutup 2025, Sensatia juga menghadirkan program The Art of Gifting berupa layanan complimentary gift box wrapping dengan minimum pembelanjaan tertentu di seluruh gerai.Baca juga: Skincare Malam, Langkah Penting Perawatan Kulit yang Sering Diabaikan PriaPelanggan dapat menikmati penawaran hemat hingga 25 persen sampai 31 Desember 2025.

| 2026-02-05 09:09