Ketua KPK Setyo Budianto Ungkap Ada Daerah Coba Akali Survei Penilaian Integritas agar Skor Tinggi

2026-01-13 01:49:55
Ketua KPK Setyo Budianto Ungkap Ada Daerah Coba Akali Survei Penilaian Integritas agar Skor Tinggi
YOGYAKARTA,  - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budianto mengungkapkan bahwa terdapat daerah yang mencoba mengakali Survei Penilaian Integritas (SPI) untuk mendapatkan nilai tinggi.Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Hari Antikorupsi Dunia (Hakordia) 2025 yang berlangsung di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, pada Selasa .“Kemudian urusan SPI, SPI ini yang pertama tadi ternyata masih ada daerah yang kemudian mengkondisikan atau akal-akalan,” kata Setyo.Baca juga: Usul Libatkan Koperasi Petani untuk Cegah Keracunan MBG, SPI Indramayu: Bahan Baku Lebih TerkontrolIa menjelaskan bahwa upaya untuk mengakali skor SPI tersebut didorong oleh rasa kekhawatiran akan hal-hal yang perlu ditutupi.Namun, Setyo enggan mengungkapkan daerah yang terlibat dalam praktik tersebut.“Saya tidak akan sebutkan daerahnya, mohon maaf ya itu hanya untuk konsumsi kami saja. Tapi setidaknya saya sampaikan dalam forum terbuka dengan harapan bahwa yang lain tidak meniru dan melakukan hal seperti itu,” ujarnya.Setyo menambahkan, upaya akal-akalan ini dapat terungkap berkat alat atau tools yang dimiliki KPK.Baca juga: Ketua KPK Minta Antikorupsi Tak Hanya Jadi Slogan tahunan, tetapi Diterapkan Setiap HariDari tools tersebut, KPK mengumpulkan data dari tiga kalangan, yaitu pegawai, ahli, dan pihak eksternal.“Jadi kami cari datanya apa semua, kemudian termasuk juga aparat penegak hukum, termasuk juga para auditor, pemeriksa. Nah dari situ bukan hanya sekadar hasil, tapi dokumen juga kami pelajari. Nah dari situlah kemudian ketahuan mana-mana yang tidak sesuai,” jelasnya.Ia menekankan pentingnya membandingkan antara kenyataan di lapangan dengan dokumen yang diperiksa.“Antara kenyataan, dokumen yang diperiksa dengan kondisi real yang ada di lapangan,” imbuhnya.Setelah mengumpulkan data dan dokumen, KPK melakukan uji petik dengan mendatangi lokasi-lokasi yang dianggap bermasalah.“Kami dapatkan informasi bahwa itu dilakukan secara seragam, dikumpul, nanti saya sebutkan tadi pertanyaan ini jawabannya ini. Sehingga kelihatan oh semuanya kok jawabannya rata,” papar Setyo.Ia melanjutkan bahwa dari sekian ratus responden yang terlibat, banyak yang memberikan jawaban serupa.Baca juga: SPI Ungkap Penyebab Tingginya Utang Petani di IndramayuSetyo meyakini bahwa tanpa menggunakan tools, praktik akal-akalan dalam SPI ini juga dapat terungkap.


(prf/ega)

Berita Lainnya