Komisi IX Dukung Penutupan Permanen Dapur MBG jika Sebab Keracunan Massal

2026-01-12 07:07:55
Komisi IX Dukung Penutupan Permanen Dapur MBG jika Sebab Keracunan Massal
JAKARTA, - Komisi IX DPR RI mendukung rencana Badan Gizi Nasional (BGN) menutup permanen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), jika terbukti lalai hingga menyebabkan keracunan massal.Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mengatakan, ketegasan pemerintah diperlukan demi menjamin keselamatan para penerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG)."Jadi, saya mendukung kebijakan BGN bahwa SPPG yang terbukti menyebabkan KLB keracunan MBG akan ditutup secara permanen,” kata Charles, di Gedung DPR RI, Rabu .Politikus PDI-P itu mengingatkan bahwa keselamatan anak-anak penerima MBG harus menjadi prioritas utama pemerintah ketika melanjutkan pelaksanaan program prioritas tersebut.Baca juga: TNI AD Ungkap Alasan Kelola Peternakan Ayam dan Lahan Pangan untuk MBG"Keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama, sehingga setiap makanan harus dipastikan memenuhi standar keamanan,” kata Charles.Senada dengan Charles, Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin juga mendukung langkah penutupan permanen dapur MBG bermasalah.Namun, dia berharap penutupan dilakukan berdasarkan hasil investigasi menyeluruh terhadap SPPG yang mengakibatkan terjadinya keracunan massal.“Saya setuju. Tapi, syaratnya setelah dilakukan investigasi mendalam atas penyebab keracunannya. Kalau memang betul-betul karena faktor kelalaian, ketidaktaatan terhadap SOP, atau human error, maka boleh dibekukan secara permanen,” kata Zainul.Politikus PKB itu pun mengingatkan BGN untuk tetap memperhatikan kemungkinan adanya faktor lain, misalnya upaya persaingan atau sabotase SPPG hingga mengakibatkan terjadinya keracunan.“Tapi, kalau ada indikasi unsur sabotase karena persaingan bisnis dan lain-lain, opsinya tetap harus pemberhentian sementara dengan pengetatan pengawasan,” pungkas dia.Diberitakan sebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang membenarkan bahwa BGN akan menutup permanen dapur SPPG jika terjadi keracunan berulang."Benar, sebetulnya sudah lama diumumkan sejak hampir sebulan lalu," ujar Nanik, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa .Baca juga: 50 Persen Keracunan MBG Akibat E. coli, SPPG Diwajibkan Masak Pakai Air Kemasan"Jadi, apabila dapur (SPPG) yang sekarang ditutup karena terjadi keracunan, maka akan ditutup permanen bila terulang lagi," ucap dia.Nanik mengatakan, langkah ini diambil karena kasus keracunan MBG menandakan tata kelola yang salah dari SPPG terkait."Kan sekarang dengan timbulnya keracunan ada tata kelola yang salah, kalau ngulang lagi berarti tata cara tidak dijalankan dengan benar lagi," tutur dia.


(prf/ega)