- Kehangatan dan kepedulian terus mengalir bagi para penyintas banjir bandang yang melanda Aceh. Pada Jumat , Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 56 bersama Dompet Dhuafa turun langsung menemui warga di sejumlah titik pengungsian.Ketua Parfi 56, Marcella Zalianty, hadir bersama Direktur Resource Mobilization Dompet Dhuafa, Etika Setiawanti, untuk memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi sekaligus memberikan dukungan moral.Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah dapur umum masyarakat di Gampong Beuringen, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Di tempat ini, warga mendapat kejutan istimewa dengan kehadiran Benu Buloe, pembawa acara Cerita Rasa KompasTV yang berasal dari Aceh.Benu, Marcella, Etika, dan para relawan Dompet Dhuafa memasak langsung menu khas Aceh, kuwah beulangong, hidangan tradisional berbahan daging dan pisang. Masakan tersebut kemudian disajikan sebagai makan malam untuk lebih dari 500 warga terdampak.Baca juga: Ronaldo dan Musk Jadi Sorotan di Jamuan Makan Malam Trump Bersama Pangeran SaudiDi tengah kepenatan hari kesembilan pascabencana, aktivitas memasak bersama itu menghadirkan tawa, cerita, dan secercah kehangatan bagi warga. Relawan dapur umum bergerak terkoordinasi, sementara masyarakat tampak antusias melihat figur publik turun langsung membantu mereka.“Saya senang sekali bisa kembali ke tanah kelahiran dan membawa sedikit kebahagiaan untuk saudara-saudara saya di sini,” ujar Benu dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis .Usai dari dapur umum, Marcella meninjau pemukiman warga yang masih dipenuhi lumpur serta menyerahkan paket hygiene kit kepada penyintas. Ia didampingi Etika dan relawan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa.“Kondisi pascabanjir tentu tidak ideal. Namun, menjaga kebersihan diri sangat penting agar tidak menambah beban para penyintas,” kata Marcella.Baca juga: UB Buka Crisis Center bagi Mahasiswa Penyintas Banjir SumateraEtika menambahkan, sejak hari pertama banjir melanda, tim DMC Dompet Dhuafa telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen cepat, membantu evakuasi, dan memetakan kebutuhan mendesak warga.“Selain evakuasi, kami telah menyalurkan sembako, mendirikan dapur umum, membagikan hygiene kit, memberikan layanan kesehatan, hingga Psychological First Aid bagi anak-anak,” ucapnya.Pada kesempatan itu, Marcella juga berinteraksi dengan warga yang tengah membersihkan rumah. Salah satu momen paling mengharukan terjadi saat ia bertemu seorang ibu yang menggendong anaknya yang sedang sakit.Banjir bandang menghanyutkan rumah dan seluruh harta keluarga tersebut, sementara sang anak berusia 9 tahun membutuhkan susu khusus yang harganya tidak murah. Marcella memberikan dukungan moral agar sang ibu tetap kuat menjalani masa pemulihan.Baca juga: Anggota DPR Aceh Bantah Klaim Pemulihan Listrik 97 Persen, Desak Menteri ESDM Percepat PenangananPada hari yang sama, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa juga membuka pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi warga terdampak.Menutup kunjungan, Marcella mengajak seluruh masyarakat Indonesia memperkuat solidaritas bagi penyintas banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.“Masih banyak kisah pilu dari para korban yang membutuhkan uluran tangan kita bersama. Mari kita bantu mereka bangkit kembali,” pesannya.Dompet Dhuafa terus melanjutkan respons kebencanaan melalui dapur umum, distribusi bantuan, layanan kesehatan, serta dukungan psikososial. Masyarakat dapat ikut membantu melalui laman digital.dompetdhuafa.org/donasi/prayforsumatera.
(prf/ega)
Bawa Kehangatan bagi Penyintas Banjir Aceh, Dompet Dhuafa dan Parfi 56 Turun ke Dapur Umum
2026-01-12 04:17:35
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:38
| 2026-01-12 03:24
| 2026-01-12 02:41
| 2026-01-12 01:53
| 2026-01-12 01:49










































