Apa Itu Karat dalam Emas?

2026-01-13 16:58:41
Apa Itu Karat dalam Emas?
– Dalam kadar kemurnian emas dikenal istilah karat. Karat dalam emas paling tinggi adalah 24 karat yang diidentikkan dengan emas paling murni atau emas dengan kadar tertinggi di pasaran.Logam mulia ini dikenal memiliki warna kuning yang cerah dan mengilap, berbeda dengan emas berkadar lebih rendah yang warnanya cenderung sedikit pucat.Semakin tinggi kandungan emasnya, maka emas memiliki sifat lebih lunak dan mudah berubah bentuk. Karakteristik ini membuatnya kurang cocok digunakan sebagai bahan utama perhiasan yang dipakai sehari-hari, karena berisiko cepat penyok atau tergores.Sebaliknya, emas 24 karat lebih umum dimanfaatkan sebagai instrumen investasi dan pengaman aset, seperti dalam bentuk emas batangan, koin emas, atau produk logam mulia lainnya.Baca juga: Apa Emas 24 Karat Adalah Emas Murni 100 Persen?Adapun perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung umumnya dibuat dari emas 18 karat atau 22 karat agar lebih kuat dan tahan lama.Mengutip laman Logam Mulia Antam, karat emas adalah satuan yang menunjukkan kadar kemurnian emas dalam sebuah logam campuran.Emas murni dikategorikan sebagai emas 24 karat atau memiliki tingkat kemurnian 99,99 persen. Artinya, emas 24 karat hampir seluruhnya terdiri dari emas tanpa campuran logam lain.Setiap satu karat dalam emas merepresentasikan 1/24 bagian dari total keseluruhan logam. Sebagai contoh, emas 22 karat berarti 22 bagian dari 24 merupakan emas, sementara dua bagian sisanya adalah logam campuran seperti perak, tembaga, atau platinum.Demikian pula, emas 18 karat hanya mengandung 18 bagian emas dari total 24 bagian, atau setara dengan sekitar 75 persen emas dan 25 persen logam tambahan seperti perak, tembaga, atau seng.Baca juga: Sering Dianggap Mata Uang Islam, dari Mana Asal Dinar dan Dirham?Secara teori, emas 24 karat dianggap sebagai bentuk emas paling murni yang bisa diperoleh secara komersial.Namun, dalam praktiknya, mencapai kemurnian 100 persen hampir mustahil karena proses pemurnian logam selalu meninggalkan jejak unsur logam lain dalam jumlah sangat kecil.Oleh sebab itu, emas 24 karat yang beredar di pasaran memiliki kadar kemurnian sekitar 99,9 persen dan sering diberi tanda "999" atau "999,9".Perbedaan kecil ini tidak memengaruhi statusnya sebagai emas murni dan tetap menjadi standar tertinggi dalam dunia logam mulia.Emas 24 karat menjadi pilihan favorit karena nilainya stabil dan mudah diperjualbelikan. Produk seperti emas batangan Antam maupun UBS diproduksi dengan kadar kemurnian 24 karat atau 99,9 persen.Tingginya tingkat kemurnian juga membuat harga jual emas batangan lebih transparan, karena mengikuti langsung harga pasar emas dunia tanpa banyak tambahan biaya produksi atau desain.Sementara itu, harga perhiasan emas perhitungannya lebih kompleks karena dipengaruhi beberapa faktor, seperti kadar karat, model atau tingkat kerumitan pembuatannya, kelengkapan surat, hingga kebijakan buyback (pembelian kembali) di toko tempat perhiasan tersebut dibeli.Baca juga: Untung Rugi Membeli Emas Dinar untuk Investasi


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Irwan mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Ia menekankan bahwa fokus utama perusahaan dimulai dari internal, yaitu kebahagiaan dan kesehatan karyawan, sebelum meluas ke masyarakat.“Ketika saya ditanya dewan juri, saya sampaikan bahwa fokus utama kami adalah membahagiakan dan menjaga kesehatan karyawan terlebih dahulu. Kalau karyawan yang dekat dengan kami saja tidak sehat dan bahagia, bagaimana kami bisa mengurus masyarakat yang lebih luas.” ujar Irwan kepada Kompas.com, Rabu.Irwan menambahkan, penghargaan yang diraih pihaknya  merupakan kerja kolektif seluruh karyawan dan tim.“Persyaratannya sangat banyak, ada 17 goals dan 169 target. Mustahil dicapai tanpa komitmen bersama,” kata Irwan.Pihaknya pun senantiasa mendorong seluruh elemen perusahaan berpartisipasi dalam berbagai upaya pencapaian SDGs, terutama terkait kesejahteraan sosial dan pengentasan kemiskinan.Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido MunculSido Muncul juga menegaskan komitmennya untuk membantu program nasional, melalui program penanganan stunting dan tidak mengambil bagian dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).“Kami memilih memberikan bantuan berupa dana agar ibu-ibu bisa membeli kebutuhan gizi yang sesuai. Tahun depan kontribusi kami akan ditingkatkan,” katanya./Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat memegang piala penghargaan Terbaik I kategori Badan Usaha Besar Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 berkat keberhasilan program Smartani. Program Smartani yang mengantarkan Sido Muncul meraih juara pertama merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat yang mencakup sektor hulu hingga hilir. Program ini telah diinisiasi sejak 2021 dan menyasar kelompok tani di wilayah Semarang.Saat ini, sedikitnya 3.000 petani dan peternak telah mendapat pendampingan dari Sido Muncul.“Di tingkat hilir, kami membina karyawan untuk menjadi distributor. Sekarang ada sekitar 60 hingga 70 distributor yang dulunya karyawan kami dan kini sudah mandiri,” ungkap Irwan.Baca juga: Hadirkan Terang, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak GratisManajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menegaskan bahwa komitmen perusahaan terhadap SDGs diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.Ia menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten memperkuat kontribusi terhadap 17 tujuan SDGs.“Program Smartani kami gagas untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Hingga saat ini, Sido Muncul telah memenuhi seluruh 17 tujuan SDGs,” ujarnya.Amri menjelaskan bahwa Smartani di Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Semarang, dikembangkan dengan pendekatan nature-based solution. Implementasinya dimulai dengan social mapping untuk memetakan potensi lokal.“Di desa ini ada kelompok petani alpukat, peternak sapi perah, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ‘Mbok Jajan’ yang sebelumnya terdampak Covid-19. Kami memberikan pelatihan agar mereka dapat kembali produktif, dan kini produk mereka sudah memasok ke Sido Muncul,” terang Amri.Baca juga: Konsisten Bantu Tangani Katarak, Sido Muncul Kembali Raih Perdami Award/Yakob Arfin T Sasongko Direktur Sido Muncul, Dr (HC) Irwan Hidayat bersama tim dalam ajang Indonesia?s SDGs Action Awards 2025 di Jakarta, Rabu .

| 2026-01-13 15:50