Komplotan Pelaku Curanmor Menyamar Ojol dan Wartawan Ditangkap di Gresik, Polisi Bidik Penadah

2026-01-17 06:43:54
Komplotan Pelaku Curanmor Menyamar Ojol dan Wartawan Ditangkap di Gresik, Polisi Bidik Penadah
GRESIK, - Pihak kepolisian menangkap empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yang saat beraksi menyamar sebagai ojek online (ojol) dan wartawan di Gresik, Jawa Timur.Empat pelaku curanmor tersebut adalah Topan Rifqi (25), Rizqi Pratama (25), Jamaluddin (36) dan Roby Fanani (29).Mereka semua merupakan warga Madura yang bertempat tinggal di Surabaya.Baca juga: Polres Lumajang Tembak Mati Pelaku Curanmor: Sudah Keluarkan 2 Kali Tembakan PeringatanSaat beraksi, dua pelaku di antaranya biasa membawa senjata mainan (airsoft gun) sehingga ditembak di bagian kaki oleh petugas."Saat dilakukan penangkapan, petugas menemukan jaket ojek online dan mereka juga mengaku sebagai wartawan.""Sementara kami lakukan tindakan tegas terukur, karena melawan dan mengeluarkan airsoft gun saat hendak kami amankan," ujar Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik Ipda Andik M Asyraf Gunawan, saat dikonfirmasi, Kamis .Baca juga: 42 Pelaku Curanmor Ditangkap di Surabaya dalam Sebulan, Mayoritas Sasar Tempat KosDari hasil pemeriksaan oleh pihak kepolisian, komplotan curanmor yang cukup meresahkan masyarakat tersebut telah beraksi di lima lokasi. Mereka mencuri setidaknya 10 unit sepeda motor dalam rentang 4 pekan terakhir."Untuk pelaku sudah kami amankan. Kami saat ini fokus mengejar para penadah motor curian dari mereka," kata Andik.Adapun barang bukti yang diamankan polisi dari komplotan tersebut selain jaket ojol, juga ada dua airsoft gun jenis pistol glock19 dan makarov dengan peluru bulat (gotri) dalam wadah satu botol kecil.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-17 05:19