MEDAN, - Video yang menyebutkan warga membakar Polsek Batang Gadis, Mandailing Natal, Sumatera Utara, viral di media sosial, Sabtu .Warga marah karena menduga polisi melepas bandar narkoba yang sempat ditahan.Dilihat dari akun Instagram @medanterkini, tampak warga mengerumuni Polsek Batang Gadis.Lalu, terlihat atap gedung kantor polisi tersebut sudah terbakar.Baca juga: Polsek Muara Batang Gadis Dibakar Massa, Diduga Dipicu Isu Tangkap dan Lepas Kasus NarkobaDi narasi video dijelaskan, awalnya masyarakat Desa Singkuang menangkap seorang pengedar narkoba di wilayahnya, lalu mereka menyerahkannya ke Polsek Batang Gadis.Selanjutnya, warga marah karena mendapat informasi pengedar narkoba tersebut dilepaskan polisi."Bandar sabu yang diserahkan enak-enak, tapi malah dilepas polisi, akhirnya warga bakar kantor polsek," tulis narasi video.Terkait insiden itu, Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, membenarkan insiden tersebut.Dia menyebut peristiwa itu terjadi karena kesalahpahaman."Awalnya warga mengamankan seorang pengedar narkoba bernama Romadon. Selanjutnya, polisi menahannya. Namun, dalam proses penahanan saat polisi mengecek ruang tahanan, pelaku sudah tidak ada," ujar Arie dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com dari Humas Polda Sumut, Senin .Selanjutnya, kata dia, keesokan harinya beredar informasi yang menyebut adanya praktik tangkap dan lepas.Menyikapi hal tersebut, polisi sudah memberi penjelasan secara terbuka kepada masyarakat bahwa informasi tersebut tidak benar.Pihaknya lalu menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.Baca juga: Kronologi Pembakaran Polsek Muara Batang Gadis, Dipicu Isu “Tangkap dan Lepas”"Namun, situasi di lapangan kemudian berkembang dan terjadi tindakan perusakan serta pembakaran terhadap sejumlah fasilitas kepolisian, di antaranya kendaraan dinas Polsek Batang Gadis (seperti mobil dan sepeda motor)," ujar Arie.Arie juga mengatakan, dalam penanganannya, polisi mengedepankan langkah pengamanan dan keselamatan guna mencegah terjadinya benturan yang lebih luas.Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh informasi yang belum jelas."Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif," ujar Arie.Kendati demikian, kata dia, rangkaian peristiwa tersebut akan menjadi perhatian dan bahan evaluasi internal Polres Mandailing Natal, serta akan menjadi bagian dari evaluasi di tingkat Polda Sumatera Utara."(Tujuannya) guna memperkuat upaya pencegahan dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian ke depan," ujarnya.
(prf/ega)
Diduga Lepas Bandar Narkoba, Polsek Batang Gadis Sumut Dibakar Warga, Kapolres Buka Suara
2026-01-12 18:28:46
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 17:39
| 2026-01-12 17:09
| 2026-01-12 16:42
| 2026-01-12 16:32










































