BEI: 13 Calon Emiten IPO, Tiga Perusahaan Raksasa Siap Melantai, Ada BUMN?

2026-01-11 22:52:12
BEI: 13 Calon Emiten IPO, Tiga Perusahaan Raksasa Siap Melantai, Ada BUMN?
JAKARTA, - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat 13 perusahaan saat ini berada dalam pipeline Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO). Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya dikategorikan sebagai perusahaan mercusuar atau lighthouse, yang dianggap memiliki skala besar dan dampak signifikan bagi pasar modal Indonesia. Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan tiga calon emiten mercusuar berasal dari sektor keuangan, infrastruktur, dan pertambangan atau mining. “Pada saat ini kita ada pipeline. Ada sekitar 13 pipeline. Nah kemarin pada saat Rapat Pemegang Saham Luar Biasa, teman-teman ada yang hadir nggak? Kita ada tiga lighthouse, satu finance, kemudian kedua, infrastruktur, ya saya jelasin kemarin ya, satu lagi mining,” ujar Nyoman saat ditemui di gedung BEI, Jakarta Selatan, Kamis . Baca juga: PJHB Resmi Melantai di BEI, Langsung ARA Meloncat 24,85 Persen Meski begitu, Nyoman menegaskan belum ada calon emiten yang berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Artinya, dari 13 perusahaan, termasuk tiga lighthouse, merupakan perusahaan swasta. Namun, BEI tetap optimistis bahwa ke depan perusahaan pelat merah turut berkontribusi di pasar modal nasional. Nyoman memastikan BEI terus menjalin hubungan baik dengan Kementerian BUMN, saat ini Badan Pelaksana (BP) BUMN, dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai pemegang saham perseroan negara. Melalui kerja sama tersebut, BEI berharap ke depan akan ada perusahaan-perusahaan mercusuar atau lighthouse yang berasal dari BUMN untuk memperkuat peran mereka di pasar modal nasional. “Kalau terkait dengan pertanyaan tadi, terkait dengan BUMN ya, sebagaimana saya pernah sampaikan, kita menjalin hubungan yang harmonis dengan pihak Kementerian BUMN yang sebelumnya, sekarang tentu ke Danantara. Jadi harapan kita, harapan Bursa, ada lighthouse-lighthouse yang nanti berasal dari State Owned Enterprise (BUMN),” paparnya. Baca juga: IHSG 6 Kali Cetak Rekor ATH di Era Menkeu Purbaya, BEI: Pasar Suka Pro Growth Ia kembali menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada calon emiten dari kalangan BUMN yang masuk dalam pipeline IPO. Meski begitu, ia optimistis ke depan perusahaan negara akan turut berperan dalam memperdalam dan memperkuat struktur pasar modal Indonesia. “Nah, saat ini kalau teman-teman bertanya, belum ada, belum ada, namun kami yakin ke depan kontribusi dari State Owned Enterprise akan dapat membantu market deepening dari pasar modal Indonesia,” bebernya.


(prf/ega)