Dokter Relawan ILUNI FKUI Dampingi RSUD Aceh Tamiang hingga Siap Beroperasi Mandiri

2026-01-12 10:10:56
Dokter Relawan ILUNI FKUI Dampingi RSUD Aceh Tamiang hingga Siap Beroperasi Mandiri
ACEH TAMIANG, - Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI FKUI) berkomitmen untuk terus membantu RSUD Aceh Tamiang sampai bisa beroperasi secara mandiri seperti sebelum dilanda banjir bandang pada akhir November 2025."Kami sudah berkomitmen bahwa sampai akhir Januari 2026, ILUNI FKUI akan tetap mendukung supaya revitalisasi rumah sakit bisa berjalan secara lancar." Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum ILUNI FKUI Dr. dr. Wawan Mulyawan, SpBS, Subspes. N-TB, SpKP, AAK kepada Kompas.com di RSUD Aceh Tamiang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Minggu .Baca juga: ILUNI FKUI Turun Langsung Membantu Pemulihan Layanan Kesehatan di RSUD Aceh TamiangDirektur Utama RSUD Aceh Tamiang, dr. Andika Putra, SpPD menuturkan, pihaknya memperkirakan rumah sakit tersebut bisa beroperasi kembali dengan normal pada awal Februari 2026. "Mungkin nanti kami akan coba, pertengahan Januari 2026, secara pelan-pelan memperbanyak lagi tenaga organik. Kalau memungkinkan, per awal Februari 2026 sudah bisa sepenuhnya beroperasi mandiri," ucap dr. Andika, Minggu.kompas.com / Nabilla Ramadhian Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI FKUI) Dr. dr. Wawan Mulyawan, SpBS, Subspes. N-TB, SpKP, AAK, saat ditemui di RSUD Aceh Tamiang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Minggu .Perihal komitmen untuk membantu pemulihan RSUD Aceh Tamiang, dr. Wawan mengungkapkan, bahwa seluruh bantuan yang sudah disalurkan tersedia secara mandiri. Mereka menerima donasi dari masyarakat dan pihak lainnya yang ingin membantu revitalisasi rumah sakit yang menjadi rujukan bagi sebagian besar masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang itu."Kami memang sepenuhnya donasi itu dikumpulkan dari semua pihak, bukan dari pemerintah. Walau tidak banyak, tapi alhamdulillah untuk pengiriman tim maupun beberapa alat kesehatan, belum terkendala dengan biaya," kata dr. Wawan. Perihal para dokter yang bersedia menjadi relawan di rumah sakit tersebut, ada banyak yang sudah menyatakan kesediaanya. Namun, tidak semua diberangkatkan, karena pihak ILUNI FKUI menyesuaikan dengan apa yang dibutuhkan oleh rumah sakit. "Paling tidak, dalam empat minggu ke depan, ada relawan yang siap berangkat, dari PPDS maupun spesialis. Memang kami perlu koordinasi dengan internal di sini terkait kebutuhannya. Kalau tidak dibutuhkan, tidak kami kirim," jelas dr. Wawan. Untuk dokter spesialis yang dikirim, tetapi pelayanannya belum berjalan, mereka diperbantukan untuk pelayanan non-pasien.Saat ini, RSUD Aceh Tamiang memang sudah mulai pulih, meskipun belum begitu optimal.Bahkan, dr. Andika tidak menyangka rumah sakit tersebut bisa kembali beroperasi secepat ini, dan pelayanan yang dibuka kembali.


(prf/ega)