SEMARANG, - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan modifikasi cuaca untuk mempercepat evakuasi 12 korban yang masih hilang akibat longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Minggu .Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menjelaskan bahwa modifikasi cuaca menjadi langkah penting mengingat pencarian korban terkendala oleh hujan yang terus turun di sekitar lokasi longsor.Pernyataan ini disampaikan Budi saat mendampingi Gubernur Ahmad Luthfi meninjau lokasi pencarian.Baca juga: Kisah Haru Sekeluarga Tewas Tertimbun Longsor Cilacap, Sang Ayah Ditemukan Gendong 2 Anak"Modifikasi cuaca sudah dilakukan hari ini. Kami berharap bisa berhasil ya, karena ini tergantung dengan angin," ungkap Budi dalam keterangan tertulis.Budi menambahkan bahwa tim ahli dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga dilibatkan dalam proses modifikasi cuaca.Ahli tersebut bertugas mengidentifikasi keberadaan awan yang mengandung air."Kalau anginnya bisa sesuai dengan prediksi dari BMKG, saya yakin dan percaya hujan tidak akan turun. Kalau turun, paling hanya rintik. Namun, jika angin bergerak di luar prediksi, hujan akan turun juga," jelasnya.Baca juga: Bau Tak Sedap Mulai Menyeruak di Lokasi Longsor Cibeunying CilacapGubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, saat memimpin rapat evaluasi di Posko Lapangan Bencana Longsor Desa Cibeunying, menegaskan bahwa koordinasi dengan tim SAR terus dilakukan, terutama terkait waktu pencarian yang terhambat oleh cuaca buruk."Sudah diminta untuk modifikasi cuaca dan sudah dilakukan oleh BNPB," kata Luthfi.Kalakhar BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menambahkan bahwa kendala pencarian hingga hari keempat adalah cuaca yang membatasi waktu operasi SAR.Baca juga: Update Minggu Sore Korban Longsor Cibeunying Cilacap: 13 Meninggal, 10 Hilang"Waktunya hanya bisa dimulai pukul 06.00-18.00 WIB. Dengan melihat evaluasi yang sudah berjalan, maka BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca. Harapannya, ini cukup membantu untuk mengurangi hujan yang ada di lokasi ini," tuturnya.Saat ini, pencarian masih berlangsung untuk 12 korban yang hilang, sementara 11 korban lainnya telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia."Untuk update temuan korban hilang masih menunggu rilis dari Basarnas," tambah Bergas.Longsor menerjang desa tersebut pada Kamis malam. Sejumlah rumah tertimpa material longsor.
(prf/ega)
Pencarian Korban Longsor Cilacap Terkendala Hujan, Pemerintah Modifikasi Cuaca
2026-01-12 04:58:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:00
| 2026-01-12 03:31
| 2026-01-12 02:43
| 2026-01-12 02:31
| 2026-01-12 02:18










































