IPO Superbank (SUPA) Cetak Rekor, Oversubscribed 318,69 Kali dan Lebih dari 1 Juta Order

2026-01-12 14:02:40
IPO Superbank (SUPA) Cetak Rekor, Oversubscribed 318,69 Kali dan Lebih dari 1 Juta Order
JAKARTA, - Penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) mencatat respons pasar yang kuat. Menjelang pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis , IPO Superbank mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 318,69 kali, dengan jumlah permintaan investor mencapai lebih dari 1 juta order.Lonjakan permintaan tersebut mencerminkan tingginya antusiasme pasar terhadap prospek SUPA sebagai bank digital. Capaian itu sekaligus mengukuhkan Superbank sebagai salah satu IPO terbesar di sektor perbankan digital di Indonesia dan menegaskan kepercayaan investor terhadap arah transformasi digital industri keuangan nasional.Tingginya tingkat oversubscription dinilai menjadi sinyal kuat kepercayaan pasar terhadap fundamental perusahaan, strategi pertumbuhan, serta prospek jangka panjang Superbank. Baca juga: IPO Superbank Tetapkan Harga Rp 635 per Saham, Bos Mandiri Sekuritas: OversubscribedMomentum positif ini turut diperkuat oleh peran enam perusahaan sekuritas yang mendukung dan mengamplifikasi proses IPO SUPA kepada publik.CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, menilai tingginya minat investor terhadap IPO Superbank sebagai sentimen positif bagi pasar modal Indonesia.“IPO SUPA mencetak rekor dengan tingkat oversubscription mencapai 318 kali dan permintaan investor lebih dari 1 juta order. Ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental dan prospek Superbank. Respons seperti ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap IPO sektor perbankan digital masih sangat kuat,” ujar Bernadus dalam keterangan pers, Selasa .Baca juga: Masuk Bursa 17 Desember, Superbank Gaet Investor Publik hingga 13 PersenIa menambahkan, kondisi oversubscribed yang tinggi diharapkan berdampak positif terhadap likuiditas perdagangan saham SUPA setelah pencatatan, sekaligus menjadi katalis bagi pengembangan sektor perbankan digital di Indonesia.Dengan permintaan investor yang sangat kuat menjelang hari pencatatan, IPO Superbank menjadi salah satu aksi korporasi yang paling menyita perhatian pasar pada penghujung tahun 2025.Dalam penawaran umum perdana ini, Superbank menetapkan harga saham sebesar Rp 635 per saham, berada di tengah rentang harga penawaran awal yang ditetapkan pada kisaran Rp 525-Rp 695 per saham.Baca juga: Superbank Incar Rp 3,06 Triliun dari IPO, 70 Persen Dana untuk Modal Kerja


(prf/ega)