Korban Bencana Ditargetkan Tinggal di Huntara 3 Bulan, lalu Pindah ke Huntap

2026-01-14 03:45:53
Korban Bencana Ditargetkan Tinggal di Huntara 3 Bulan, lalu Pindah ke Huntap
JAKARTA, - Pemerintah menargetkan masyarakat korban bencana banjir Sumatera untuk tinggal di hunian sementara selama tiga bulan.Setelah itu, masyarakat akan dipindahkan ke hunian tetap.Adapun penerima hunian tetap adalah masyarakat yang mengalami kerusakan rumah berkategori berat, termasuk rumah yang hilang tersapu banjir."Kemudian yang untuk rusak berat, rusak berat ini tadi, satu, mereka disiapkan Huntara. Dan kemudian target 3 bulan di Huntara sambil menunggu Hunian Tetap," kata Tito dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pemulihan pasca bencana dengan pimpinan DPR RI, kementerian/lembaga, hingga kepala daerah terdampak di Aceh, yang disiarkan langsung di TVR Parlemen, Selasa .Baca juga: Mendagri Minta 1.455 Desa Rusak di Aceh Dibangun Pakai APBN: Provinsi Nggak Kuat DuluanNamun, bagi masyarakat yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga, pemerintah memberi pilihan bantuan biaya alih-alih hunian tetap.Sementara itu, rumah rusak ringan akan diberikan bantuan senilai Rp15 juta dan rumah rusak berat akan diberikan bantuan Rp30 juta."Tinggal yang rusak berat. Yang rusak berat ini skemanya adalah mereka disiapkan Huntara atau biaya mereka untuk sewa. Misalnya tinggal di rumah keluarga, tidak harus di Huntara. Di rumah keluarga dia lebih nyaman mungkin. Itu anggarannya dari Kementerian Sosial," beber Tito.Lebih lanjut Tito menjelaskan, hunian tetap dibangun melalui tiga skema.Skema pertama, dibangun oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan dana APBN.Baca juga: Kurangi Pengungsi, Wagub Aceh Minta Dana Perbaikan Rumah Rusak Ringan-Sedang Segera DicairkanSkema kedua, dibangun oleh BPI Danantara sebanyak 15.000 unit sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto.Skema ketiga, lewat gotong royong dari pihak swasta."Di antaranya yang sudah ada adalah Yayasan Buddha Tzu Chi itu 2.603 (unit). 1.000 di Aceh, 1.000 di Tapanuli Tengah, dan 600 ada di Sumatera Barat," jelas Tito.Minggu lalu, kata Tito, peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk 1.000 unit sudah dilakukan di empat tempat pada minggu lalu, yaitu Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan di Tapanuli Utara.Baca juga: Terdampak Bencana, Aceh Minta Kelonggaran Waktu Pelunasan Biaya HajiSetelah itu, groundbreaking akan dilakukan di Aceh Tamiang dan Aceh Utara masing-masing 500 unit."Ini yang dari gotong royong. Tapi yang dari Danantara juga sudah siap beberapa tempat, 15.000 untuk groundbreaking minggu ini. Dan kemudian tadi sisanya, itu disapu oleh Kementerian Perumahan melalui anggaran APBN," tandas Tito.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-14 02:01