Warga Waswas Reklame Nyaris Copot di Akses UI Depok

2026-01-12 03:54:54
Warga Waswas Reklame Nyaris Copot di Akses UI Depok
DEPOK, – Sejumlah warga mengeluhkan kondisi papan reklame berbahan seng yang nyaris copot di Jalan Akses Universitas Indonesia (UI), Kelapa Dua, Kota Depok.Pantauan Kompas.com, Senin , lembaran reklame sepanjang sekitar 2,5 hingga 3 meter dengan lebar satu meter tampak menjuntai di bagian atas papan.Seng tersebut hanya tersisa satu sisi yang masih menempel, sehingga bukan tak mungkin mudah beterbangan saat tertiup angin.Baca juga: RS Harapan Depok, Saksi Sejarah Penanganan Ratusan Korban Kecelakaan Kereta Api pada 1968Saat bergerak tertiup angin, lembaran seng itu mengeluarkan suara keras yang terdengar hingga jarak 15–20 meter.Sejumlah pengendara motor terlihat menoleh ke atas, sementara pejalan kaki juga tampak waspada.Bahkan, seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor terlihat refleks memeluk anaknya karena khawatir seng tersebut jatuh.Warga setempat bernama Ibnu (72) mengatakan, kondisi papan reklame itu sudah dibiarkan hampir copot selama sekitar satu bulan terakhir.Awalnya, papan reklame yang tak lagi terpasang iklan sejak dua hingga tiga bulan lalu mulai rusak saat musim hujan.“Sudah terbang-terbang mau copot kayak gini sebulanan mah ada, apalagi pas sekarang lagi sering hujan, ada atau enggak ada angin pasti begini,” ujar Ibnu.Baca juga: Lagi-lagi Mata Elang Beraksi di Depok, Paksa Setop Mobil dan Rampas STNKIbnu yang sehari-hari mangkal sebagai tukang ojek di sekitar lokasi mengaku waswas karena papan reklame itu bisa jatuh sewaktu-waktu.“Temen tukang ojek biasa mangkal di sini 2–3 orang, tapi ya pada takut jadi saya sendiri di sini,” katanya.Kekhawatiran serupa disampaikan Kusnanto (53). Ia menilai kondisi reklame tersebut berbahaya bagi pengendara, mengingat lalu lintas di Jalan Akses UI tergolong padat.“Yang bikin khawatir kalau pengendara lewat terus ketiban, mana kan bahannya seng. Mereka yang lewat sini kan belum tentu hapal atau sadar ada papan itu,” ujar Kusnanto.Warga pun berharap Pemerintah Kota Depok segera mencopot atau memperbaiki papan reklame tersebut sebelum menimbulkan korban.


(prf/ega)