LEBAK, – Kereta petani dan pedagang akan mulai beroperasi pada layanan Commuter Line Merak mulai Senin .Kereta ini dihadirkan khusus untuk mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan lokal di lintas Rangkasbitung-Merak, Provinsi Banten.VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan, kereta ini disiapkan dengan kapasitas 73 tempat duduk.Setiap hari tersedia tujuh perjalanan dari Stasiun Merak dan tujuh perjalanan dari Stasiun Rangkasbitung, mengikuti jadwal operasional Commuter Line Merak.Baca juga: Dedi Mulyadi Inginkan Kereta Petani dan Pedagang, KAI: Kami Siapkan 8 Unit"Layanan kereta petani dan pedagang ini kami hadirkan untuk mempermudah mobilitas para pelaku usaha lokal, terutama dalam membawa hasil pertanian dan barang dagangan," ujar Karina melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu malam.Karina menyampaikan, untuk petani dan pedagang yang hendak menggunakan layanan ini, wajib melakukan registrasi terlebih dahulu di loket dengan membawa kartu identitas dan mengisi formulir.Setelah diverifikasi petugas, pengguna akan mendapatkan kartu petani dan pedagang.Dengan kartu tersebut, pemilik dapat memesan dan membeli tiket mulai H-7 keberangkatan melalui loket stasiun Commuter Line Merak.Mereka juga diperbolehkan melakukan proses boarding hingga dua jam sebelum jadwal keberangkatan.Sementara bagi masyarakat umum yang ingin menggunakan layanan ini tanpa registrasi, pembelian tiket tetap dapat dilakukan pada hari keberangkatan selama kuota kursi masih tersedia.Baca juga: Prabowo Cek Kereta Petani: Kursinya Nyamping, Ongkos Disubsidi 60 PersenDOKUMENTASI KAI Kereta Petani dan Pedagang mulai beroperasi pada Senin, 1 Desember 2025, dengan tarif Rp 3.000KAI Commuter menetapkan batas maksimal barang bawaan dua koli atau dua tentengan per orang, dengan ukuran maksimal 100 cm x 40 cm x 30 cm per koli."Barang berbau menyengat, hewan ternak, bahan mudah terbakar, serta senjata tajam maupun api dilarang dibawa dalam perjalanan ini," tegas Karina.Menurutnya, hadirnya layanan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap roda perekonomian lokal di wilayah Merak–Rangkasbitung.Baca juga: Kereta Petani dan Pedagang Akan Diluncurkan Bulan Ini, Tiket Penumpang Bakal Disubsidi"Kami mengajak pengguna untuk mematuhi aturan dan menjaga sarana serta fasilitas yang tersedia," kata dia.Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA, Arif Anwar, menyatakan pihaknya memastikan layanan ini dapat dinikmati masyarakat luas melalui skema subsidi Public Service Obligation (PSO).
(prf/ega)
Kereta Petani dan Pedagang Mulai Beroperasi Senin 1 Desember 2025, Tiket Rp 3.000
2026-01-12 03:35:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:30
| 2026-01-12 03:11
| 2026-01-12 02:44
| 2026-01-12 02:43
| 2026-01-12 02:42










































