Warga Sakit di Kebumen Harus Ditandu Akibat Jalan Rusak, Begini Respons Dinas PUPR

2026-01-12 04:38:06
Warga Sakit di Kebumen Harus Ditandu Akibat Jalan Rusak, Begini Respons Dinas PUPR
KEBUMEN, – Sebuah video warga menandu seorang perempuan melewati jalan berlumpur di Desa Wonosari, Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, kembali viral di media sosial.Video yang menggambarkan perjuangan warga menembus jalan rusak demi membantu sesama itu menuai perhatian publik dan menyoroti kondisi infrastruktur di wilayah pegunungan tersebut.Video yang diunggah akun TikTok @KOMENGJW itu telah ditonton lebih dari 47.000 kali. Ratusan warganet turut mengomentari buruknya akses jalan tersebut.Nur Hamin, warga Desa Wonosari, menceritakan peristiwa itu terjadi di Dusun Gunung Mujil RT 03 RW 03 pada 27 November 2024 lalu. Meski demikian, hingga kini jalan kabupaten tersebut masih rusak parah.Baca juga: Viral Video Warga di Kebumen Tandu Pasien karena Jalan Rusak ParahDalam video yang diunggah lima hari lalu, tampak sejumlah warga bergotong royong menandu seorang perempuan muda melewati jalan tanah yang licin dan berlumpur akibat hujan.Nur Hamin menjelaskan bahwa perempuan yang ditandu adalah Wartiatun, warga asli Gunung Mujil.“Waktu itu Mba Wartiatun baru pulang dari RS Sudirman usai operasi tangan karena jatuh dari motor. Kondisinya sedang hamil sekitar dua bulan, masih lemas, mual, dan menggigil. Karena jalan tidak bisa dilalui kendaraan, warga sepakat gotong royong menandu beliau sampai rumah,” tutur Nur Hamin kepada Kompas.com, Minggu .Ia menambahkan, kondisi jalan menuju Gunung Mujil memang sudah lama rusak dan bila musim hujan sulit dilalui kendaraan.“Kalau hujan, jalannya becek dan licin sekali. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah,” ujarnya.Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kebumen, Joni Hernawan, menyatakan pihaknya telah menindaklanjuti informasi itu dengan mengecek langsung ke lapangan.“Tadi Kabid Bina Marga sudah mengecek lokasi yang sempat viral di media sosial untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan. Hasilnya benar, itu merupakan jalan kabupaten di akhir ruas Jalan Lingkar Selatan Karangsambung–Sadang, tepatnya di Desa Wonosari, Kecamatan Sadang,” jelas Joni.Baca juga: Fakta di Balik Video Pasien Sakit Ditandu Lantaran Jalan Rusak di KebumenIa mengungkapkan, ruas jalan tersebut telah masuk dalam rencana pembahasan RAPBD 2026 dengan alokasi anggaran sekitar Rp 1,5 miliar.“Bahkan selain itu, ada juga rencana pemeliharaan berkala Jembatan Wonosari Kecamatan Sadang dengan anggaran sebesar Rp 460 juta. Jadi sebelum video ini viral, sebenarnya perbaikan ruas jalan tersebut sudah dibahas dan direncanakan,” tambahnya.Meski begitu, warga berharap proses perbaikan bisa dipercepat karena akses tersebut sangat penting bagi mobilitas sehari-hari. Jalan itu merupakan satu-satunya jalur penghubung utama antara permukiman warga Gunung Mujil dan pusat desa.“Kalau musim kering masih bisa dilalui, tapi kalau sudah hujan seperti sekarang, susah sekali. Kami hanya berharap supaya bisa segera diperbaiki agar warga tidak kesulitan lagi,” ujar Nur Hamin.Baca juga: Pagi Mencekam di Kebumen Saat Motor Meledak di Bawah Truk, Warga Panik dan KagetVideo yang memperlihatkan gotong royong warga Gunung Mujil itu menjadi simbol kepedulian masyarakat sekaligus pengingat pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur.Pemerintah Kabupaten Kebumen berjanji akan menindaklanjuti rencana perbaikan jalan tersebut sesuai jadwal dalam RAPBD 2026.


(prf/ega)