Itinerary 1 Hari Liburan di Solo, Anti-macet Bisa Jalan Kaki

2026-02-01 21:54:58
Itinerary 1 Hari Liburan di Solo, Anti-macet Bisa Jalan Kaki
- Libur akhir tahun di Solo identik dengan ramainya jalanan, terutama di pusat kota. Tapi tenang, Solo juga punya kawasan wisata yang saling berdekatan dan ramah pejalan kaki.Kamu perlu memilih rute yang tepat, supaya bisa menikmati Solo seharian penuh tanpa kendaraan dan tanpa stres terjebak macet.Itinerary satu hari liburan di Solo berikut bisa kamu jadikan referensi dalam menyusun rencana perjalanan selama di Solo.Baca juga: Naik Kereta ke Solo? Ada 3 Stasiun yang Dekat Wisata BelanjaPerjalanan satu hari di Solo bisa dimulai pada pagi hari. Jika berangkat dari luar kota, kamu bisa mengambil stasiun pemberhentian di Stasiun Solo Balapan.Dari Stasiun Solo Balapan, kamu bisa mulai perjalanan menyusuri trotoar menuju Pasar Gede Hardjonagoro. Kamu bisa sarapan sekaligus menjajal kuliner lokal yang dijual oleh masyarakat setempat./Labib Zamani Pasar Gede Hardjonagoro di Solo, Jawa Tengah, Rabu .Dikutip dari Kompas.com , beberapa kuliner yang bisa dicoba di sana yaitu nasi liwet. Seporsi nasi liwet di sana disajikan dalam pincuk daun pisang dengan suwiran ayam kampung, sayur labu siam, dan telur pindang. Harganya mulai dari Rp 9.000.Kemudian, untuk kudapan, kamu bisa coba tahok, yaitu kembang tahu hangat dengan kuah jahe manis. Tahok di Pasar Gede biasanya mulai buka sejak pagi.Baca juga: Sementara untuk dessert, kamu bisa coba es dawet selasih. Minuman segar dengan cendol, tape ketan, biji selasih, dan santan, harganya sekitar Rp12.000 per porsi.Usai sarapan, kamu bisa melanjutkan perjalanan jalan kaki sekitar 15 menit menuju Keraton Surakarta alias Keraton Solo.Estimasi harga tiket masuk Keraton Solo mulai dari Rp 15.000 per orang. Di sana, wisatawan bisa melihat koleksi pusaka dan benda bersejarah.pariwisatasolo.surakarta.go.id Museum Keraton Surakarta Hadiningrat atau Museum Keraton Kasunanan Surakarta


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-02-01 20:41