6 Jenazah Korban Banjir di Agam Sumbar Teridentifikasi, Ini Daftarnya

2026-02-04 13:23:38
6 Jenazah Korban Banjir di Agam Sumbar Teridentifikasi, Ini Daftarnya
Posko Disaster and Victim Identification (DVI) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah menerima sebanyak 15 jenazah korban bencana alam pada Minggu (30/11) kemarin. Sebanyak 6 jenazah telah teridentifikasi."Total jenazah yang diterima di Posko DVI di Kabupaten Agam ada sebanyak 15 jenazah, yang mana 6 di antaranya telah teridentifikasi dan 9 lainnya belum teridentifikasi," kata Kaposko DVI Agam, Kombes Wahono Edhi, kepada wartawan, Senin (1/12/2025).Sebagai informasi, Posko DVI yang berada di Kabupaten Agam, Sumatera Barat menangani identifikasi jenazah korban bencana yang dilakukan oleh tim gabungan dari Dokkes Polda Sumbar, Polda Riau, dan Mabes Polri.Kombes Wahono yang juga menjabat sebagai Kabid Dokkes Polda Riau merincikan, dari 6 jenazah yang teridentifikasi tersebut, 1 orang laki-laki, 3 perempuan dan 2 orang anak. Sementara 9 jenazah yang belum teridentifikasi, terdiri atas 3 jenazah laki-laki, 1 orang wanita, 4 orang anak, dan 1 potongan tubuh.Berikut identitas jenazah yang telah teridentifikasi:1. Eridawati (54), perempuan, alamat Padang Gantiang, Pasak Nagari (teridentifikasi dari data primer: sidik jari)2. Dewi Alexsandria (37), perempuan, alamat Sawah Lawih (teridentifikasi dengan data sekunder)3. Syafrizal (57), laki-laki, alamat Sawah Lawih (teridentifikasi data primer: sidik jari)4. Pino Aprio (8), alamat Sawah Lawih (teridentifikasi dari data sekunder)5. Olivia Sandriaga (5), alamat Sawah Lawih (teridentifikasi dari data sekunder)6. Nisa Hidayatul Husna (25), alamat Sawah Lawih (teridentifikasi dari data sekunder)Lebih lanjut, Wahono mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor ke Posko DVI yang berada di Kabupaten Agam atau di Padang, Sumatera Barat.Seperti diketahui, bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah Sumatera Barat telah menelan ratusan korban jiwa. Ratusan orang lainnya dinyatakan hilang.Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung melibatkan tim gabungan Polda Sumbar, BKO Polda Riau, Polda Jambi, BNPB, Basarnas, TNI, dan instansi lainnya.Polda Riau sendiri mengirimkan 390 personel dari Direktorat Samapta, Direktorat Binmas, Direktorat Polairud dan Satuan Brimob ke lokasi bencana di Agam, Sumbar. Personel yang diturunkan memiliki kemampuan khusus dalam SAR.Selain itu, Polda Riau juga menurunkan tim anjing pelacak (K-9) untuk membantu percepatan pencarian korban bencana. Untuk pemulihan trauma korban yang ada di tenda pengungsian, Polda Riau mengirimkan puluhan psikolog dari SDM Polda Riau dan kampus-kampus se-Riau.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-04 13:26