JAKARTA, – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, memastikan tidak ada pemecatan terhadap petugas KRL Commuter Line bernama Argi yang terseret kasus tumbler penumpang hilang.Kabar pemecatan petugas itu muncul setelah seorang penumpang mengaku tumbler miliknya hilang dari cooler bag yang tertinggal di KRL. Cerita ini viral di media sosial dan menimbulkan perhatian publik.“Enggak ada orang itu dipecat,” ujar Bobby usai menghadiri Rapat Koordinasi Optimalisasi Ruang Promosi UMKM di Jakarta, Kamis .Baca juga: Alvin dan Anita Minta Maaf Soal Tumbler yang Hilang Berujung Pemecatan Petugas KAIVice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menambahkan bahwa barang bawaan penumpang merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna jasa. Jika barang tertinggal, pengambilan mengikuti prosedur yang berlaku.Penelusuran kasus tumbler hilang masih berlangsung. KAI Commuter juga berkoordinasi dengan mitra pengelola petugas layanan untuk memastikan tidak ada pemecatan terhadap Argi.“Mitra masih melakukan evaluasi internal untuk melihat kondisi yang terjadi,” kata Karina.Di sisi lain, VP Corporate Communications KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa KAI menjalankan tugas dengan kejujuran dan transparansi sesuai standar pelayanan.Baca juga: KAI Catat 11.670 Barang Tertinggal Sepanjang 2025, Nilainya Capai Rp 12,88 MiliarKAI melakukan pemeriksaan menyeluruh dan berkoordinasi dengan mitra petugas untuk memastikan SOP dijalankan.“Setiap keputusan terkait petugas harus berbasis fakta lengkap agar adil,” ujar Anne.KAI juga mengimbau penumpang agar selalu menjaga barang pribadi selama di stasiun maupun di kereta, meskipun perusahaan menyediakan layanan Lost and Found.Sebelumnya, isu pemecatan muncul setelah akun Threads @anitadewl mengunggah cerita kehilangan tumbler dan mengkritik penanganan barang hilang oleh KAI.Kasus bermula saat Anita, penumpang KRL relasi Tanah Abang-Rangkasbitung, lupa membawa cooler bag saat turun di Stasiun Rawa Buntu, Senin sekitar pukul 19.40 WIB.Baca juga: KAI Daop 7 Madiun Dorong Pelanggan Berani Laporkan Tindak Pelecehan SeksualIa kemudian melapor kepada petugas. Malam itu juga, cooler bag tersebut ditemukan oleh satpam PT KAI bernama Argi. Barang itu langsung diamankan dan sempat didokumentasikan.Keesokan harinya, Anita bersama suaminya, Alvin, mengambil cooler bag tersebut di Stasiun Rangkasbitung. Namun, ia terkejut karena isi di dalam cooler bag itu, yakni sebuah tumbler sudah hilang. Tasnya kembali, tetapi isinya tidak.Saat dikonfirmasi, Argi mengakui bahwa ia tidak memeriksa isi cooler bag milik Anita saat menerima barang tersebut.
(prf/ega)
KAI Bantah Isu Pemecatan Petugas Gara-gara Tumbler Penumpang KRL Hilang
2026-01-12 16:01:57
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 15:59
| 2026-01-12 15:46
| 2026-01-12 15:41
| 2026-01-12 15:25
| 2026-01-12 15:03










































