Tragedi Terra Drone, Kesaksian Karyawan Selamat Ungkap Detik Mencekam Saat Kebakaran

2026-01-11 15:10:54
Tragedi Terra Drone, Kesaksian Karyawan Selamat Ungkap Detik Mencekam Saat Kebakaran
- Tragedi kebakaran di kantor PT Terra Drone Indonesia, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa , menyisakan kisah pilu di balik peristiwa yang menewaskan 22 orang.Kebakaran yang diduga dipicu ledakan baterai drone itu terjadi begitu cepat dan menutup akses keluar gedung, membuat para pekerja terjebak di dalam.Sebuah cerita menyayat hati datang dari seorang kurir sameday bernama Albert Irawan.Ia mengaku menjadi salah satu orang terakhir yang masuk ke dalam kantor PT Terra Drone Indonesia sebelum kebakaran terjadi.Albert mengatakan dirinya mengantarkan paket pada pukul 11.30 WIB, dan paket diterima oleh seorang wanita hamil di dalam kantor tersebut.“Tadi siang banget gue drop paket sameday di sana sekitar jam setengah 12 yang terima ibu-ibu hamil. Terus kondisi ibu hamil itu yang terima paket gimana kondisinya,” tulis Albert melalui unggahan Instagramnya.Baca juga: Kala Kebakaran Gedung Terra Drone Renggut Nyawa Ibu Hamil yang Akan Melahirkan Bulan DepanSeorang warganet kemudian membalas, “Meninggal katanya mas.”Mendapati informasi tersebut, Albert hanya membalas dengan emoji menangis, menunjukkan kesedihannya.Wanita hamil yang bekerja di PT Terra Drone Indonesia diketahui bernama Novia Nurwana (28).Menurut keterangan kerabatnya, Prasetyo (33), Novia sedang hamil tua dan diperkirakan melahirkan anak pertamanya pada Januari 2026.Prasetyo menjelaskan bahwa Novia terjebak di lantai lima saat kebakaran terjadi dan tidak bisa turun karena api telah menyebar dan menutup akses.“Dia (Novia) ada di lantai lima. Dia mau turun ke lantai satu, tapi kabarnya enggak bisa karena api sudah menyebar,” ujar Prasetyo di RS Polri Kramat Jati, Selasa .Ia menambahkan, jenazah Novia ditemukan dalam kondisi masih utuh, sehingga diduga meninggal akibat kekurangan oksigen dan terjebak asap pekat.Baca juga: Kisah Pilu Korban Kebakaran Kantor Terra Drone: Merantau dari Lampung Ikut Suami dan Tengah Hamil“Dari kondisinya sih Alhamdulillah aman ya, maksudnya masih utuh. Mungkin meninggal akibat kurang oksigen,” ujarnya.Prasetyo menyebut suami Novia telah menyerahkan data pembanding ke Tim DVI untuk mempercepat proses identifikasi. Jenazah rencananya akan dimakamkan di Lampung, kampung halaman keluarga.


(prf/ega)