MEDAN, - Sejumlah prajurit TNI bersama PT Nindya Karya berjibaku memasang papan untuk menyelesaikan pembuangan jembatan Bailey di Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Asrul Harahap menyampaikan, pemasangan papan lantai jembatan itu sudah dilakukan sejak Senin ."Kegiatan ini merupakan bagian dari percepatan penyelesaian jembatan guna memulihkan akses transportasi masyarakat pascabencana," ucap Asrul dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com melalui saluran telepon pada Selasa .Baca juga: Lapor ke Dasco, Bupati Gayo Lues Angkat Tangan untuk Biayai Rekonstruksi BencanaAsrul menuturkan, pemasangan papan lantai dilakukan sebagai tahapan penting dalam konstruksi jembatan Bailey agar dapat segera difungsikan."Sampai hari ini, progres pemasangan jembatan Bailey telah mencapai 85 persen. Meski sempat terkendala kondisi cuaca hujan, prajurit Yonzipur I/BB tetap mengoptimalkan pekerjaan," ucap Asrul.Asrul menyampaikan, kehadiran prajurit di lapangan diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur dan mendukung kembali aktivitas warga.Baca juga: Bupati Ayahwa Curhat ke Dasco: Seakan Aceh Utara Tidak Ada Bencana, Seakan Pusat Tutup Mata...Sebelumnya Asrul telah menerangkan, pemasangan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari penanganan darurat infrastruktur, di mana Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)/Dinas Pekerjaan Umum menunjuk PT Nindya Karya sebagai vendor."Pembangunan jembatan ini dilakukan sebagai bagian dari penanganan infrastruktur pascabencana guna memulihkan akses transportasi masyarakat yang terdampak," kata Asrul pada Sabtu .Pembangunan jembatan tersebut sudah dimulai pada Kamis . Jembatan Bailey yang dibangun memiliki panjang bentangan 40 meter, lebar 3,75 meter, serta kelas muatan hingga 30 ton.Baca juga: Mensos Gus Ipul Siapkan BLT hingga Rp 8 Juta per Keluarga bagi Korban Bencana di Sumatera"Proses pemasangan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan tahapan teknis yang telah direncanakan," ucap Asrul.Pada tahap awal, rangkaian kegiatan difokuskan pada penyiapan material abutmen di sisi tepi dekat sungai serta perakitan kawat mal bronjong sebagai penguatan konstruksi."Meski sempat terkendala kondisi cuaca hujan, pekerjaan tetap berjalan dan menunjukkan perkembangan signifikan," jelas Asrul.Baca juga: Terdampak Bencana, Aceh Minta Kelonggaran Waktu Pelunasan Biaya HajiPada Jumat , progres pemasangan Jembatan Bailey telah mencapai 60 persen.Peristiwa banjir dan longsor yang menerjang Tapanuli Selatan pada Senin lalu meninggalkan luka mendalam bagi warga.Bencana tersebut tidak hanya merusak infrastruktur air bersih, tetapi juga memakan banyak korban jiwa.Akibat insiden ini, tercatat sebanyak 88 orang meninggal dunia, 30 orang hilang, dan 160 orang mengalami luka-luka.Baca juga: Purbaya Pastikan Dana Aman untuk Bayar Utang Jembatan dan Hunian Korban Bencana SumateraPemulihan fasilitas publik seperti akses air bersih menjadi prioritas utama untuk mencegah munculnya penyakit di kalangan penyintas bencana.
(prf/ega)
Kejar Target Pasang Lantai Jembatan Bailey Tapsel, TNI Percepat Pemulihan Jalur Pascabencana
2026-01-11 03:22:42
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:09
| 2026-01-11 03:38
| 2026-01-11 03:25
| 2026-01-11 01:56










































