Gempa Peru M 6,2 akibat Aktivitas Lempeng Nazca, BMKG: Tidak Picu Tsunami di Indonesia

2026-01-12 07:04:35
Gempa Peru M 6,2 akibat Aktivitas Lempeng Nazca, BMKG: Tidak Picu Tsunami di Indonesia
- Peru diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,2 pada hari ini, Minggu pukul 09:51:53 WIB.Lokasi gempa berada sekitar 36 km barat Puerto Santa, di dekat pesisir utara Peru, Provinsi Ancash, tidak jauh dari kota Chimbote. Menurut rilis resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima Kompas.com, episenter terletak di darat pada koordinat 8,96° LS 78,97° BB dengan kedalaman 66 km. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa kedalaman menengah yang dipicu aktivitas subduksi Lempeng Nazca yang tersubduksi menunjam ke bawah Lempeng Amerika Selatan, dengan mekanisme sesar naik (thrust fault).Hasil analisis BMKG menyebutkan, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia."Oleh karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah Indonesia diimbau agar tetap tenang. BMKG akan terus memonitor perkembangan dampak gempabumi ini dan segera menginformasikan kepada stakeholder, media, dan masyarakat," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. DARYONO, S.Si, M.Si.Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.Baca juga: Gempa Magnitudo 6,6 di Taiwan dan PenyebabnyaDilansir dari The New Indian Express, sebuah gempa bumi berkekuatan sekitar M 6,1 pernah mengguncang wilayah Lima dan sekitarnya di Peru pada Minggu .Guncangan ini menyebabkan kerusakan bangunan, tanah longsor di beberapa titik, korban jiwa, serta sejumlah gangguan layanan publik di ibu kota.Menurut data Badan Seismologi nasional dan laporan media internasional, gempa terjadi pagi hari dengan pusat di sekitar 30 kilometer barat daya Callao, sebuah kota pelabuhan yang berbatasan langsung dengan Lima.Sebuah tembok bangunan yang runtuh menewaskan satu orang, sementara puluhan lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit.Guncangan juga memicu tanah longsor di lereng dan gangguan temporer pada layanan transportasi serta pertandingan olahraga yang tengah berlangsung. Pihak berwenang menyatakan tidak ada peringatan tsunami terkait peristiwa ini, meskipun beberapa kawasan mengalami pemadaman listrik sementara dan infrastruktur terguncang.Peru yang berada di Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire), zona aktif gempa di sepanjang Samudra Pasifik, mengalami ratusan kejadian gempa setiap tahun.Aktivitas tektonik ini membuat wilayah tersebut rawan gempa, meskipun tidak semua menyebabkan kerusakan signifikan. 


(prf/ega)