MAKASSAR, — Wali Kota Sibolga, Ahmad Syukri Nazry Penarik, mengungkap sekitar 4.500 warganya terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Ribuan penyintas kini tinggal di berbagai posko pengungsian seadanya dan mulai terserang berbagai penyakit.Hal itu disampaikan Syukri saat menghubungi langsung Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof Hambali Thalib, di sela konferensi pers di Menara UMI Makassar, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu malam.Konferensi pers tersebut membahas bantuan gelombang pertama tim medis UMI yang telah dikirim ke Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu."Izin menyampaikan Prof saat ini masih ada korban yang belum bisa dievakuasi karena tertimbun material longsor, pencarian masih dilakukan. Saat ini sudah ada 4.500 orang yang mengungsi," kata Syukri dengan suara bergetar melalui sambungan Video Call.Baca juga: Prabowo Sindir Bupati Aceh Selatan yang Pergi Umrah saat Banjir: Kalau Mau Lari, Copot SajaSyukri menjelaskan, Kota Sibolga kembali dilanda banjir akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Ia pun meminta bantuan tenaga medis tambahan dari UMI Makassar."Terjadi banjir lagi ini, dan kondisi masyarakat di pengungsian apa lagi kondisi masih hujan banyak sakit sehingga membutuhkan tim medis lebih banyak lagi," ujarnya.Syukri mengaku bahwa tenaga medis di RS setempat sudah kewalahan."Karena rumah sakit (RS) kami tidak bisa meng-cover keseluruhan korban banjir yang saat ini mengungsi," ungkapnya.Mendengar hal itu, pimpinan UMI sempat terdiam sebelum akhirnya Prof Hambali merespons cepat permintaan tersebut."Kami sementara ini mengadakan koordinasi seluruh jajaran pimpinan UMI. Saya mewakili pimpinan juga menyampaikan duka yang mendalam," kata Hambali.Ia menegaskan, UMI akan segera mengirim tim medis tambahan ke Kota Sibolga, Sumatera Utara, termasuk bantuan obat-obatan dan kebutuhan mendesak lainnya."Kami sekarang menggalang upaya-upaya seperti donasi, kami akan memberikan respons paling tidak bisa sedikit membantu masyarakat di sana," ujar Hambali.Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran (FK) UMI Makassar, dr Irna Diana Kartika, membenarkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah untuk mengirim tim medis ke Sibolga sesuai permintaan Wali Kota."Sesuai arahan pimpinan, kami akan kirimkan gelombang kedua tim medis ke Sibolga apalagi tadi Pak Wali Kota mengaku sangat membutuhkan," ucap Irna.Irna menjelaskan bahwa tim medis yang akan dikirim meliputi dokter spesialis bedah dan anestesi.
(prf/ega)
Kala Wali Kota Sibolga Mohon Bantuan Tenaga Medis, UMI Makassar: Kami Kirimkan
2026-01-12 07:28:26
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:20
| 2026-01-12 05:58
| 2026-01-12 05:13
| 2026-01-12 04:47










































