Bos Ethereum Wanti-wanti Ancaman BlackRock dan Komputer Kuantum

2026-01-12 05:05:58
Bos Ethereum Wanti-wanti Ancaman BlackRock dan Komputer Kuantum
- Bitcoin, ethereum, dan aset kripto lainnya mengalami penurunan tajam dalam sebulan terakhir akibat meningkatnya kekhawatiran pasar.Harga bitcoin turun di bawah 100.000 dollar AS per koin dan menyeret harga ethereum serta kripto lainnya, meski sejumlah analis menilai likuiditas pasar sudah terbuka lebar.Di tengah kekhawatiran potensi koreksi pasar kripto hingga 1 triliun dollar AS, muncul peringatan baru mengenai ancaman komputasi kuantum terhadap aset kripto.Baca juga: The Fed Pangkas Suku Bunga, Aset Kripto Bitcoin (BTC) hingga Ethereum (ETH) StagnanCofounder sekaligus figur sentral ethereum, Vitalik Buterin, memperingatkan bahwa sistem kriptografi elliptic curve, yang menjadi dasar keamanan bitcoin dan ethereum, bisa rusak sebelum pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) pada 2028.“Perlu diingat, elliptic curve akan musnah,” kata Buterin dalam konferensi Devconnect di Buenos Aires, seperti dilansir dari DL News.Pada 20 November, Buterin kembali memperingatkan meningkatnya pengaruh institusi besar seperti BlackRock terhadap jaringan bitcoin dan ethereum.Hal ini terjadi setelah lonjakan minat institusi pasca peluncuran ETF bitcoin dan ethereum BlackRock pada awal 2024.Dalam forum tersebut, Buterin mendapat pertanyaan mengenai cara menghindari dominasi institusi raksasa.Baca juga: Ethereum (ETH) Lengser dari Rekor Tertinggi Sepanjang Masa“Bagaimana caranya agar tidak dikuasai lembaga besar seperti BlackRock?” demikian pertanyaan yang disampaikan kepadanya.Buterin menilai apabila BlackRock dan institusi lain terus memperluas kepemilikan ethereum, jaringan menghadapi risiko sentralisasi.Menurut dia, hal tersebut dapat menggeser komunitas yang fokus pada desentralisasi, membuat pengoperasian node semakin sulit bagi pengguna biasa, dan mengarahkan desain protokol dasar agar lebih sesuai dengan kebutuhan institusi.“Hal itu dengan mudah bisa membuat orang lain menjauh. Kita harus fokus pada hal-hal yang sulit diperoleh: protokol global, tanpa izin, dan tahan sensor,” ujarnya. Peringatan ini disampaikan setelah BlackRock mendaftarkan dana berbasis ethereum yang di-staking di Delaware. Sementara itu, ETF ethereum utama milik perusahaan telah menampung aset ethereum senilai 10 miliar dollar AS.Baca juga: Harga Kripto Ethereum (ETH) Sempat Tembus Rp 80 Juta, Apa Faktor Penopangnya?Bersamaan dengan itu, perkembangan teknologi kuantum kembali memicu kekhawatiran di industri kripto. Bulan lalu, Google mengumumkan terobosan dalam komputasi kuantum. Sebelumnya, pada Februari, Microsoft merilis chip yang mendukung teknologi serupa.Peneliti komputasi kuantum Scott Aaronson menilai risiko tersebut kini semakin nyata.


(prf/ega)