Wamen Investasi dan Gubernur Koster Bahas Penertiban PMA dan Penguatan Layanan Perizinan

2026-02-02 01:39:59
Wamen Investasi dan Gubernur Koster Bahas Penertiban PMA dan Penguatan Layanan Perizinan
— Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi atau Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu di Jayasabha, Denpasar, Jumat .Pertemuan tersebut membahas penguatan tata kelola investasi, penertiban penanaman modal asing (PMA), serta percepatan konsolidasi pusat dan daerah dalam pelayanan perizinan.Wamen Todotua menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara masuknya modal asing dan kontribusinya bagi daerah.“Kita harus menyeimbangkan sekaligus menertibkan para pemodal asing agar tidak hanya berbisnis, tetapi juga memberi kontribusi nyata untuk daerah dan negara,” ujarnya sebagaimana dikutip dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu .Baca juga: Menteri Bappenas Dukung Penuh Visi Pembangunan Bali Berkelanjutan Gubernur KosterPada kesempatan itu, Todotua menyampaikan rencana pembukaan desk khusus pelayanan perizinan untuk Bali. Fasilitas ini ditujukan untuk mempercepat koordinasi penerbitan izin serta menertibkan perizinan yang selama ini masih menyisakan permasalahan teknis di lapangan.“Konsolidasi pusat dan daerah harus cepat. Perizinan berisiko, termasuk yang melalui platform Online Single Submission (OSS), harus lebih terarah, terukur, dan dipercepat,” katanya.Todotua juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Badung menjadi penyumbang realisasi investasi terbesar di Bali dengan pertumbuhan PMA mencapai 102 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. Investor terbesar berasal dari Singapura, disusul Rusia, Australia, Prancis, dan Hongkong.Baca juga: Tingkatkan Kompetensi Digital Guru dan Perkuat Infrastruktur Pendidikan, Pemprov Bali Siapkan Anggaran Rp 200 JutaIa menambahkan, pemerintah pusat juga telah mencabut ratusan izin investor yang merugikan UMKM ataupun melanggar kearifan lokal.“Pusat dan daerah tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Perlindungan bagi usaha lokal harus menjadi prioritas,” tegasnya.Gubernur Wayan Koster menyambut baik langkah BKPM dan menegaskan bahwa Bali membutuhkan pengendalian ketat terhadap arus investasi. Ia menyoroti sejumlah izin yang masuk melalui OSS, tetapi tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.“Ada yang memakan usaha kerakyatan, seperti rental dan penginapan. Tidak benar misalnya kalau pemilik rental motor adalah orang asing,” ujarnya.Baca juga: Tutup DBFW 2025 Sesi 1, Dekranasda Bali Komitmen Perkuat Kapasitas Desainer hingga UMKM LokalKoster juga menyoroti praktik manipulasi kapasitas restoran dan usaha pariwisata lainnya.“Dalam izin tertulis kapasitas sekian kursi, tetapi di lapangan jauh lebih banyak. Kami sudah mengevaluasi. Ada regulasi baru, dan kini penerapannya harus benar-benar terkendali,” katanya.Ia kemudian menegaskan tiga fokus pengendalian investasi di Bali. Pertama, seluruh investasi harus bernilai di atas Rp 10 miliar agar manfaatnya benar-benar signifikan.Kedua, sektor UMKM harus dilindungi dari masuknya investasi besar yang berpotensi mematikan usaha rakyat. Ketiga, penggunaan lahan produktif, terutama sawah, harus dilarang untuk kebutuhan investasi.“Alih fungsi lahan di Bali sudah tinggi. Kalau dibiarkan, dalam 10 tahun ekosistem akan rusak dan sumber pangan terancam. Ini akan kami perketat,” tegasnya.Baca juga: Wujud Empati untuk Korban Banjir, Pegawai Pemprov Bali Galang Donasi Sukarela


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-02 00:33