Anak Politisi PKS di Cilegon Tewas di Rumah Mewah, Polisi Selidiki Dugaan Tindak Kriminal

2026-01-12 03:42:53
Anak Politisi PKS di Cilegon Tewas di Rumah Mewah, Polisi Selidiki Dugaan Tindak Kriminal
- Peristiwa tragis menimpa seorang anak berusia 9 tahun di Kota Cilegon, Banten. Bocah berinisial MAHM, siswa kelas IV sekolah dasar, ditemukan tewas dengan luka tusukan benda tajam di dalam rumah keluarganya di Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS) III, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Selasa .Korban diketahui merupakan putra anggota Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon, Maman Suherman. Insiden ini diduga kuat merupakan pembunuhan, meski polisi masih mendalami motif dan identitas pelaku.Kapolsek Cilegon Kompol Firman Hamid mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 14.20 WIB, ketika ayah korban menerima telepon darurat dari anak keduanya berinisial D (8).“Kejadian bermula sekitar pukul 14.20 WIB saat ayah korban menerima telepon dari anak keduanya yang terdengar panik dan meminta pertolongan,” ujar Firman kepada wartawan, Selasa malam.Baca juga: Kasus Pembunuhan Anak Dewan Pakar PKS Cilegon, Polisi Periksa 8 SaksiFirman menjelaskan, Maman Suherman yang saat itu berada di tempat kerjanya di kawasan Ciwandan langsung bergegas pulang ke rumah.“Setibanya di rumah dan membuka pintu, ayah korban mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius disertai pendarahan hebat,” kata Firman.Korban kemudian dibawa menggunakan kendaraan pribadi ke RS Bethsaida Kota Cilegon untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, tim dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.“Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka akibat tusukan benda tajam,” ungkap Firman.Berdasarkan data penyelidikan awal, korban diketahui mengalami 14 luka tusukan di sejumlah bagian tubuhnya.Sekitar pukul 15.00 WIB, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Tak lama berselang, personel Satreskrim Polres Cilegon bersama Polsek Cilegon mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).Hingga Selasa malam, garis polisi masih terpasang di sekitar rumah korban.Sejumlah kendaraan kepolisian tampak terparkir, sementara petugas keluar masuk rumah untuk mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi.“Seluruh informasi dan petunjuk yang ada sedang kami dalami untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian,” ujar Firman.Ia menegaskan, proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan.“Kami mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” ucapnya.Baca juga: Anak Dewan Pakar PKS Cilegon Ditemukan Meninggal dengan Luka Tusuk


(prf/ega)