KY: Kematian Hakim PN Palembang Diduga Akibat Serangan Jantung

2026-02-05 01:21:58
KY: Kematian Hakim PN Palembang Diduga Akibat Serangan Jantung
Komisi Yudisial (KY) ikut melakukan penelusuran terkait kasus hakim Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Raden Zaenal Arif, yang ditemukan meninggal di kamar kosnya di kawasan Dwikora, Palembang. KY mengatakan kematian korban berstatus wajar."Dari hasil pengumpulan bahan keterangan yang dilakukan KY, hingga sejauh ini kematian almarhum terjadi wajar dan dugaan penyebab mengarah pada serangan jantung," kata Anggota KY sekaligus Ketua Bidang SDM, Advokasi, Hukum, Penelitian dan Pengembangan KY, Binzaid Kadafi, saat dihubungi, Senin .KY juga mendorong MA untuk melakukan perbaikan dalam sistem mutasi hakim. KY mengusulkan mutasi dan promosi hakim bersifat regional."Ke depan perlu dipertimbangkan kuat oleh MA untuk menerapkan sistem mutasi dan promosi hakim yang bersifat regional, agar para hakim dapat ditugaskan di pengadilan-pengadilan di sekitar kediaman yang dipilih (homebase) sehingga hakim dapat bertugas pada area yang lebih dekat dengan keluarganya," jelas Kadafi.KY juga menyinggung pemberian rumah dinas yang layak bagi hakim. Rumah dinas tersebut diharapkan bisa dibangun secara terpusat untuk memudahkan pengawasan.Sekalipun penugasan di luar homebase tidak dapat dielakkan, maka keberadaan rumah dinas yang layak bagi para hakim harus dijamin. Sedapat mungkin rumah dinas tersebut terpusat di area tertentu, sehingga pengamanan bisa terpusat pula, dan keadaan para hakim dapat termonitor dengan baik oleh pengadilannya," katanya.Hakim Pengadilan Negeri Palembang, Sumatera Selatan, Raden Zaenal Arief, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Dwikora, Palembang, pada Rabu . Zaenal juga merupakan juru bicara PN Palembang."Kabar duka yang mendalam menyelimuti keluarga besar PN Palembang Kelas IA Khusus. Salah satu hakim senior sekaligus juru bicara PN Palembang, yang dikenal ramah dan berdedikasi, Bapak Raden Zaenal Arief, berpulang ke rahmatullah," tulis keterangan resmi tim juru bicara PN Palembang dikutip, Sabtu .Kondisi itu pertama kali diketahui oleh petugas keamanan kos yang khawatir karena tak melihat Zaenal seperti biasanya. Saat itu, petugas keamanan kos mengecek ke kamar Zaenal, tapi tak ada respons."Setelah dipastikan tidak ada respons dari dalam kamar Zaenal, petugas bersama penghuni lain membuka pintu, dan menemukan almarhum sudah dalam keadaan meninggal dunia," katanya.Simak juga Video MA: Ada 1.700 Hakim Bersertifikat untuk Tangani Perkara Lingkungan[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Meski membawa teknologi kamera baru, rumor menyebut jumlah kamera belakang Xiaomi 17 Ultra justru dipangkas menjadi tiga, dari sebelumnya empat kamera pada Xiaomi 15 Ultra.Selain sensor 200 MP, ponsel ini diperkirakan mengusung kamera utama 50 MP serta kamera ultrawide 50 MP.Xiaomi juga dirumorkan bakal menjadi produsen pertama yang menghadirkan Leica APO zoom camera di ponsel. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat, detail lebih tinggi, serta performa makro yang lebih baik, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.Di luar sektor kamera, Xiaomi 17 Ultra diperkirakan akan ditenagai chipset tercanggih Qualcomm saat ini, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset tersebut bakal dipadukan dengan layar OLED berukuran 6,85 inci yang mendukung resolusi tinggi dan refresh rate tinggi.Baca juga: HP Xiaomi Redmi Note 15 Series Meluncur Global, Ini SpesifikasinyaDari sisi daya, ponsel ini dirumorkan mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh, meningkat dari 6.000 mAh pada generasi sebelumnya, dengan dukungan pengisian cepat hingga 100 watt.Soal desain, Xiaomi 17 Ultra disebut tidak banyak berubah dari pendahulunya. Ponsel ini dikabarkan tetap mengusung layar datar tanpa tepi melengkung, serta dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik di bawah layar untuk menunjang keamanan.Setelah debut di China pada pekan depan, Xiaomi 17 Ultra diyakini akan meluncur ke pasar global pada kuartal pertama atau sekitar bulan Januari-Maret 2026, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Android Headlines.

| 2026-02-05 00:22