Warren Buffett Resmi Mundur dari Kursi CEO, Akhiri Era Emas Investasi Dunia

2026-01-17 07:55:18
Warren Buffett Resmi Mundur dari Kursi CEO, Akhiri Era Emas Investasi Dunia
– Setelah hampir 60 tahun memimpin Berkshire Hathaway, Warren Buffett akhirnya menutup babak panjang kepemimpinannya sebagai Chief Executive Officer (CEO). Dalam surat tahunan terakhirnya kepada pemegang saham, pria berusia 95 tahun itu mengumumkan bahwa tahun 2025 akan menjadi penutup masa baktinya di posisi tersebut.“Saya akan ‘going quiet’, tapi tetap datang ke kantor setiap hari,” tulis Buffett dalam surat yang dirilis Senin , dikutip sama Reuters. Keputusan ini menandai akhir dari era yang membentuk wajah investasi global selama lebih dari setengah abad.Meski meninggalkan kursi CEO, Buffett memastikan dirinya tak benar-benar undur diri. Ia masih akan menjabat sebagai Chairman Berkshire Hathaway dan tetap menjadi pemegang saham utama.Seperti tradisi selama ini, Buffett akan terus menulis pesan tahunan untuk para investor setiap Hari Thanksgiving, simbol bahwa semangatnya masih menyertai perusahaan yang ia bangun sejak 1965.Baca juga: Warren Buffett Pamit dari Dunia Investasi, Bakal Donasikan Rp 2.400 Triliun ke Yayasan Keluarga Posisi strategis Buffett akan diteruskan kepada Greg Abel, 63 tahun, yang selama ini menjabat Wakil Ketua Divisi Non-Asuransi Berkshire.Abel telah lama dipersiapkan sebagai penerus resmi sejak 2021 dan mulai tahun depan akan mengambil alih peran penuh, termasuk menulis surat tahunan dan memimpin rapat akbar tahunan Berkshire Hathaway.Buffett memuji penerusnya sebagai sosok dengan integritas tinggi dan kemampuan manajerial luar biasa.“Saya tidak bisa memikirkan orang lain yang lebih tepat untuk mengelola uang saya dan uang Anda,” tulis Buffett.Ia menambahkan bahwa dewan direksi dan keluarganya telah memberikan dukungan penuh kepada Abel, menegaskan proses suksesi yang berlangsung mulus dan terencana.Baca juga: Warren Buffett Siap Pamit, Kas Berkshire Sentuh Rekor BaruSelain pengumuman pengunduran diri, Buffett juga mengungkapkan langkah besar dalam perjalanan filantropinya.Ia berencana mendonasikan seluruh saham Berkshire Hathaway miliknyase, nilai sekitar 149 miliar dollar AS atau Rp 2.400 triliun, kepada yayasan keluarga yang dikelola anak-anaknya: Susie, Howard, dan Peter.Sebagai tahap awal, Buffett telah mengonversi 1.800 saham kelas A senilai 1,35 miliar dollar AS menjadi saham kelas B untuk disalurkan ke empat yayasan keluarga.“Saya ingin memastikan warisan saya tersalurkan dengan baik selagi saya masih hidup,” ujarnya.Langkah ini menegaskan kembali komitmen Buffett terhadap filantropi. Sejak 2006, ia telah menyumbangkan lebih dari separuh sahamnya, sebagian besar melalui Bill & Melinda Gates Foundation, menjadikannya salah satu dermawan terbesar dalam sejarah modern.Baca juga: Simak, Tips Investasi Warren Buffett Saat Pasar Saham BergejolakKepergian Buffett dari posisi CEO bukan hanya pergantian jabatan, melainkan penutupan era yang membentuk DNA investasi dunia, yakni kesabaran, integritas, dan nilai jangka panjang.Meski “going quiet”, warisan kebijaksanaan Buffett akan terus bergema di setiap langkah para investor yang terinspirasi olehnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-17 05:31